Alphard atau Daihatsu? Dugaan Pelat Mobil usai Satpam Bundaran HI Viral, Aldi Taher Ikut Bersuara
Satrio Sarwo Trengginas July 23, 2026 11:56 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus cekcok antara satpam di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dengan pengemudi mobil Toyota Alphard masih menjadi perhatian publik.

Setelah video insiden tersebut viral, kini warganet ramai membahas dugaan pelat nomor yang digunakan mobil tersebut.

Perbincangan bermula dari unggahan seorang pengguna Threads yang mengklaim telah mengecek data nomor polisi D 1828 XHQ yang diduga terpasang pada mobil Toyota Alphard saat kejadian.

Dalam unggahan itu disebutkan nomor polisi tersebut terdaftar sebagai kendaraan merek Daihatsu berwarna silver metalik.

Pengunggah juga menampilkan informasi yang diklaim sebagai data kendaraan, mulai dari merek, model, masa berlaku pajak, hingga tanggal akhir STNK.

Data yang ditampilkan mencantumkan kendaraan dengan warna silver metalik, merek Daihatsu, dan model S401RV-ZMDEJJHJ.

Selain itu, unggahan tersebut juga memuat informasi pajak kendaraan, yakni masa berlaku pajak 12 Agustus 2026 hingga 12 Agustus 2027, tanggal akhir STNK 12 Agustus 2030, tanggal proses pengecekan 22 Juli 2026 pukul 13.39.40, serta keterangan milik ke-1.

Unggahan itu kemudian ramai diperbincangkan warganet karena kendaraan yang tampak dalam video viral merupakan mobil Toyota Alphard.

Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih dalam penyelidikan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet.

Sejumlah pengguna media sosial meminta aparat kepolisian mengusut dugaan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan.

"Mobil pake plat palsu itu tujuannya apa? Biar kalau nabrak warga atau arogan di jalan susah dicari gitu?" tulis akun @ekoy_PS16.

Komentar lain juga datang dari akun @idyms yang menyoroti rekaman video insiden tersebut.

"Mobil bisa dibuang ilangin barbuk. Mending kejar 2 kacungs yang narik satpamnya aja dari pidio yang kesebar. Face-track gasss," tulisnya.

Sorotan terhadap kasus tersebut juga menarik perhatian artis Aldi Taher. Melalui kolom komentar, Aldi memberikan tanggapan singkat yang meminta kasus tersebut diusut.

"Usut," tulis Aldi Taher.

Sebelumnya, insiden ini bermula ketika seorang satpam di kawasan Bundaran HI menegur pengemudi Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu penyeberangan saat pejalan kaki hendak menyeberang.

Peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial setelah beredar rekaman CCTV dan video klarifikasi dari satpam yang terlibat.

Meski mediasi telah menghasilkan kesepakatan damai, Kapolsek Metro Menteng menegaskan Victor tetap memiliki hak untuk melaporkan dugaan intimidasi apabila merasa belum puas.

"Kami persilakan untuk membuat laporan apabila ada hal yang merasa kurang puas pada saat proses mediasi. Kami akan tindak lanjuti sesuai prosedur hukum," kata Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu.

Selain itu, polisi juga akan meminta klarifikasi terhadap anggota yang bertugas melakukan mediasi di Pos Polisi Thamrin guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyatakan akan memanggil pemilik mobil Toyota Alphard untuk dimintai keterangan.

Polisi juga menyelidiki dugaan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai dengan identitas kendaraan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan dari pemilik kendaraan maupun satpam yang terlibat dalam insiden tersebut guna mengungkap kronologi secara menyeluruh.

Selain dugaan penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai, penyidik juga mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas terkait mobil yang diduga menerobos lampu penyeberangan di kawasan Bundaran HI.

Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan apakah pelat nomor yang digunakan mobil Toyota Alphard tersebut benar tidak sesuai dengan identitas kendaraan.

Informasi yang beredar di media sosial masih berupa klaim warganet dan tengah didalami oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

Berita terkait

  • Baca juga: Kasus Satpam vs Alphard Berlanjut, Polisi Dalami Dugaan Sujud dan Persilakan Korban Melapor
  • Baca juga: Okky Madasari Bikin Cuitan Menohok usai Hotman Paris dan Kepala BGN Mundur karena Sakit
  • Baca juga: SOSOK Satpam Bundaran HI Vicol Harefa: Mengaku Bersujud usai Tegur Alphard, Netizen Ramai Membela

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.