Bangkit Dramatis! Rifqi Fitriadi/Francis Alcantara Tembus Semifinal Men's World Tennis Championship 2026
Mochamad Hary Prasetya July 24, 2026 12:33 AM

Istimewa
Petenis Indonesia Muhamad Rifqi Fitriadi

BOLASPORT.COM - Muhamad Rifqi Fitriadi sukses menjaga asa Indonesia di nomor ganda putra setelah memastikan langkah ke semifinal M-15 Seri I Men’s World Tennis Championship 2026 di Nusa Dua, Bali, Kamis (23/7/2026).

Berpasangan dengan petenis Filipina, Francis Casey Alcantara, Rifqi harus berjuang keras sebelum menyingkirkan pasangan India, Abhinav Sanjeev Shanmugam/Manish Sureshkumar, lewat pertarungan tiga set.

Pada turnamen ITF World Tennis Tour berhadiah total 15.000 dolar AS itu, Rifqi/Alcantara sempat kehilangan set pertama dengan skor 4-6.

Namun, mereka mampu bangkit dengan impresif.

Kombinasi pengalaman Alcantara dan pukulan forehand keras Rifqi menjadi kunci kebangkitan untuk merebut set kedua dengan skor telak 6-1.

Pertandingan pun harus ditentukan melalui super tie-break.

Rifqi/Alcantara tampil lebih tenang dan dominan hingga menutup laga dengan kemenangan 10-4 sekaligus mengamankan tiket ke babak semifinal.

Pada babak empat besar, pasangan Indonesia-Filipina tersebut akan menghadapi Alexander Chang/Tanapat Nirundorn.

Rifqi mengaku banyak belajar dari ketenangan sang partner saat menghadapi situasi sulit.

“Francis bermain sangat tenang saat menghadapi tekanan."

"Dia mampu mengubah situasi menjadi kemenangan, dan itu menjadi pengalaman berharga bagi saya,” ujar Rifqi.

Sementara itu, Alcantara menilai lawan tampil sangat baik pada awal pertandingan.

Meski demikian, ia dan Rifqi mampu membalikkan keadaan berkat permainan yang lebih sabar dan agresif di momen-momen krusial.

“Lawan bermain luar biasa pada set pertama."

"Kami kemudian bermain lebih sabar dan berani mengambil inisiatif saat super tie-break, dan itu menjadi pembeda,” kata Alcantara.

Di sisi lain, langkah wakil Indonesia di sektor tunggal putra harus terhenti pada babak kedua.

Rifqi yang menempati peringkat 616 ATP gagal melanjutkan perjuangannya setelah kalah dari petenis Australia, Sam Ryan Ziegann, dengan skor 4-6, 3-6.

Sementara itu, petenis muda Indonesia, Rafalentino Ali Da Costa, juga harus mengakhiri kiprahnya setelah dikalahkan Ryuki Matsuda asal Jepang dalam dua set langsung, 4-6, 3-6.

Meski gagal melaju lebih jauh, Rafalentino menganggap penampilannya di turnamen ini menjadi bekal penting untuk menghadapi seri berikutnya.

“Menjadi pengalaman yang sangat berharga menghadapi petenis Jepang yang terkenal kuat dalam reli panjang."

"Ini akan menjadi modal penting bagi saya untuk tampil lebih baik pada seri kedua nanti,” ujar Rafalentino usai pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 35 menit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.