TRIBUNNEWS.COM - Datangnya Nadeo Argawinata, Aqil Savik, dan diperpanjangnya kontrak Andritany Ardhiyasa serta Hafizh Rizkianur membuat Persija harus rela melepas Cyrus Margono untuk kompetisi musim 2026/2027.
Persija banjir dengan penjaga gawang dalam skuad pemain musim ini, total ada lima pemain, termasuk dengan Cyrus.
Dimulai dengan talenta lokal yang bisa bermain untuk kelompok usia dalam ajang Elite Pro Academy (EPA), yakni Hafizh, kiper yang tampil gemilang musim lalu, Aqil Savik, hingga dua nama berpengalaman dengan label Timnas Indonesia, Andritany dan Nadeo.
Banyaknya jumlah penjaga gawang yang dimiliki Persija akan membuat mereka kesulitan mendapatkan menit bermain, dan kali ini korbannya di awal adalah Cyrus.
Pemain yang lahir dan besar di Amerika Serikat itu datang pada pertengahan musim 2025/2026, namun sepanjang musim hanya dimainkan dalam dua pertandingan, satu sebagai starter dalam kekalahan 3-2 melawan Bhayangkara FC, dan satu lagi sebagai pemain pengganti saat Persija mengalahkan Persijap 2-0.
Dengan kesempatan yang minim, pemain berusia 24 tahun tersebut membutuhkan ruang yang lebih untuk mendapatkan menit bermain demi perkembangan kariernya.
Cyrus akan dipinjamkan Persija ke sesama klub Super League musim depan, namun belum diketahui pasti klub mana yang akan diperkuat oleh kiper yang pernah membela Panathinaikos B (Yunani) tersebut.
"Cyurus merupakan pemain yang memiliki potensi dan kualitas," ungkap Presiden Persija, Mohamad Prapanca, dikutip dari situs resmi klub.
"Saat ini, hal terpenting bagi perkembangannya adalah mendapatkan kesempatan bermain dan pengalaman bertanding yang lebih banyak," sambungnya.
Prapanca berharap, dengan peminjaman ini Cyrus dapat berkembang dalam segala aspek, tidak hanya faktor teknis di lapangan, tetapi juga aspek mentalnya.
"Kami berharap masa peminjaman bersama sesama klub Super League dapat dimanfaatkan Cyrus dengan baik untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan menunjukkan kualitasnya," harap Prapanca.
"Pengalaman ini akan berharga bagi perkembangan kariernya," tegasnya.
Dengan pengalaman tersebut, Prapanca berharap agar Cyrus dapat kembali dengan perkembangan yang lebih matang.
Diketahui, Persija mendatangkan dan memperpanjang masing-masing dua pemain dalam jendela transfer musim ini.
Andritany mendapat perpanjangan satu tahun kontrak, sementara Hafizh dibekali kontrak tiga musim sampai tahun 2029.
Hafiz tampil debut dengan tim senior Persija di laga terakhir musim lalu saat menang 3-0 atas Semen Padang FC.
Sebelum laga tersebut, Hafizh tampil impresif dengan Persija di EPA U-20 dengan meraih gelar juara.
Pengalaman tersebut diyakini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perkembangan Hafiz sebelum di level yang lebih tinggi.
"Debutnya di Super League dengan mencatatkan clean sheet memperlihatkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk terus berkembang," beber Prapanca.
"Perpanjangan kontrak ini merupakan bentuk kepercayaan Persija terhadap kemampuan dan masa depannya," jelasnya.
Sementara itu, rekrutan terbaru Persija, yakni Nadeo Argawinata sudah tidak asing lagi bagi publik Tanah Air.
Hampir di setiap era pelatih Timnas Indonesia sejak Shin Tae-yong Nadeo selalu mendapat kepercayaan dalam skuad Garuda.
Konsistensi dari penampilannya membuktikan bahwa Nadeo memiliki kontribusi besar bagi timnya. Sepanjang musim 2025/2026, Nadeo adalah pilar utama di bawah mistar gawang Borneo FC untuk membawa mereka bersaing ketat dengan Persib Bandung memperebutkan gelar juara.
"Pengalaman yang dimilikinya, baik di level klub maupun tim nasional, akan menjadi modal penting bagi Persija untuk mengarungi kompetisi musim ini," ungkap Prapanca.
Nadeo diprediksikan menjadi bagian utama dari skema permainan Shin Tae-yong musim ini. Diperkuat dengan Aqil Savik dan Andritany yang berada di belakangnya.
Sementara Cyrus Margono akan mengarungi petualangan baru dengan klub Super League lainnya.
(Tribunnews.com/Sina)