Saiful Hulungo Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPC HPI Tojo Una-Una 2026–2029
Lisna Ali July 24, 2026 04:14 PM

TRIBUNPALU.COM - Saiful Hulungo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Tojo Una-Una masa bakti 2026–2029.

Penetapan tersebut disahkan dalam Musyawarah DPC HPI Tojo Una-una yang berlangsung di Gedung Pertemuan Hotel Lawaka, Rabu (22/7/2026).

Acara musyawarah daerah tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una, Asrin Soga.

Pelaksanaan musyawarah ini digelar menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan lama yang sebelumnya dipimpin oleh Dadang Setiawan.

Sebelum musyawarah digelar, ketua lama diketahui telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan kepemimpinan organisasi.

Saiful Hulungo sebelumnya menerima mandat dari DPW HPI Sulawesi Tengah untuk mengawal proses musyawarah hingga tuntas.

Kadispar Tojo Una-Una, Asrin Soga, menyampaikan apresiasi dan berharap musyawarah menghasilkan kepengurusan yang solid serta profesional.

"Semoga musyawarah ini menjadi wadah pemersatu seluruh pramuwisata di Tojo Una-Una serta mampu meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan," ujar Asrin.

Asrin menegaskan bahwa HPI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan sektor pariwisata daerah.

Keberadaan pemandu wisata yang kompeten dinilai sangat pentig untuk mendukung daya tarik destinasi unggulan Kepulauan Togian.

Jalannya sidang musyawarah dipimpin oleh Basir Pangewang, bersama Kabid Destinasi Dispar Harun Giasi dan perwakilan guide Togian Moh. Sagaf Amin.

Seluruh rangkaian persidangan berjalan tertib hingga forum mencapai mufakat untuk menunjuk Saiful Hulungo.

Baca juga: Polisi Ungkap 173 Botol Miras Ilegal di Luwuk Didatangkan dari Manado Lewat Jalur Darat

Langkah Saiful Usai Terpilih

Usai resmi terpilih, Saiful menyatakan akan bergerak menyusun struktur kepengurusan definitif HPI Tojo Una-una.

Pihaknya menargetkan proses pembentukan struktur dan konsolidasi internal dapat rampung dalam kurun waktu 15 hari.

"Prioritas saya saat ini adalah menyiapkan struktur organisasi dan melakukan konsolidasi seluruh anggota. Kami diberi waktu 15 hari untuk menyelesaikan itu. Setelahnya, secara berjenjang akan diterbitkan Surat Keputusan kepengurusan," katanya.

Setelah kepengurusan terbentuk, HPI Tojo Una-una akan segera merumuskan program kerja jangka pendek dan jangka panjang.

Baca juga: Festival Danau Lindu 2026 Jadi Penggerak Pariwisata Berkelanjutan di Sigi

"Tahap berikutnya adalah merumuskan program kerja lima tahun ke depan agar organisasi memiliki arah yang jelas dalam mendukung kemajuan pariwisata daerah," jelasnya.

Saiful menilai tantangan terbesarnya saat ini adalah mengajak para pemandu wisata yang belum terdaftar untuk bergabung ke wadah resmi.

Menurut Saiful, bergabung dengan HPI sangat penting agar para pramuwisata mendapatkan pembinaan kompetensi dan standar etika profesi.

Ia juga mengingatkan bahwa indikator keandalan seorang pemandu wisata tidak hanya diukur dari kelancaran berbahasa asing semata.

"Yang paling penting adalah memiliki kompetensi, memahami tugas sesuai kode etik, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan," tegas Saiful.(*)

https://www.whatsapp.com/channel/0029VaGJUF060eBeALCKKw2b

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.