PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kemarau membuat volume air Kolong Bacang, salah satu sumber air baku Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pinang, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengalami penyusutan cukup signifikan.
Meski demikian, distribusi air bersih kepada pelanggan Perumdam Tirta Pinang dipastikan masih dalam kondisi aman dan belum terjadi pengurangan debit.
Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Pinang, M Agus Salim, mengatakan, hingga saat ini tiga sumber air baku yang menjadi andalan Perumdam Tirta Pinang masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan akan air bersih.
Ketiga sumber air baku tersebut adalah Kolong Retensi Kacang Pedang, Kolong Bacang, dan Kolong Pedindang.
Agus menyebutkan, meski volume air Kolong Bacang sudah mengalami penyusutan cukup tinggi, namun secara keseluruhan kondisi sumber air baku masih bisa mencukupi kebutuhan pelanggan akan air bersih.
"Sampai saat ini tidak ada pengurangan debit air. Produksi masih sama karena kondisi sumber air masih dalam kategori aman," kata Agus kepada Bangka Pos, Kamis (23/7/2026).
Saat ini, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bacang memproduksi air bersih sekitar 40 liter per detik. Sementara IPA Kacang Pedang dan IPA Pedindang masing-masing mampu memproduksi sekitar 110 liter per detik.
Dengan demikian, total produksi air bersih tersebut masih memadai untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Meski demikian, Perumdam Tirta Pinang terus memantau perkembangan debit air di seluruh sumber air baku sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.
"Kalau memang dua bulan ke depan tidak ada hujan sama sekali, kita masih memiliki cadangan dari Kolong Taman Wisata untuk membantu suplai air baku di Bacang," ujar Agus.
Ia pun berharap, hujan mulai turun dalam beberapa bulan mendatang agar cadangan air di seluruh sumber air baku Perumdam Tirta Pinang kembali normal dan risiko kekeringan dapat diminimalkan.
"Kita berharap dalam beberapa bulan ke depan sudah mulai turun hujan sehingga sumber-sumber air baku kita kembali terisi dan kondisinya makin aman," tutur Agus. (t2)