Pelaku Pembunuhan Man Colik Dikenakan Sanksi Adat, Warga Desa Diminta Ikut Sembahyang di Pura Dalem
Ngurah Adi Kusuma July 24, 2026 07:03 PM

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Desa Adat Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, menjatuhkan sanksi adat kepada terduga pelaku pembunuhan yang menewaskan I Nyoman Cita alias Man Colik. 

Sanksi tersebut diputuskan melalui pembahasan bersama prajuru adat dan pemangku sebagai bagian dari upaya memulihkan keseimbangan dan kesucian wilayah adat.

Bendesa Adat Negari, I Wayan Narka, mengatakan pelaku diwajibkan melaksanakan rangkaian upacara adat berupa pecaruan dan prayascita jagat sebagai bentuk penyucian alam serta memohon keharmonisan kembali di lingkungan desa.

"Setelah kami melakukan rembug bersama jero mangku, diputuskan pelaku dikenakan sanksi adat berupa pelaksanaan pecaruan dan prayascita jagat untuk nyomya jagat di Catus Pata Bypass, Catus Pata Kahyangan, serta peteluan dengan caru ayam brumbun," ujar Narka disela-sela pengabenan mendiang Nyoman Cita, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Pemkab Jembrana Salurkan Ratusan Seragam Siswa Gratis, Pastikan Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Baca juga: UOB Indonesia Buka Kantor Cabang Pembantu Bali Renon

Selain itu, pihak pelaku juga harus melakukan Piuning Pejati Suci di Pura Dalem Prajapati, Pura Melanting, dan Pura Sakti Pangerembongan yang dirangkaikan dengan upacara mecaru ayam brumbun. 

Rangkaian upacara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (27/7/2026), bertepatan dengan Kajeng Kliwon Enyitan.

Tak hanya menetapkan sanksi adat kepada pelaku, Desa Adat Negari juga mengajak seluruh krama untuk ikut berpartisipasi dalam persembahyangan bersama di Pura Dalem, Senin (27/7/2026).

"Warga lanang (laki-laki) maupun istri (perempuan) kami minta ikut sembahyang di Pura Dalem dan Pura Sakti untuk memohon kerahayuan jagat agar desa kembali tenteram dan harmonis," katanya.

Baca juga: MBG di Badung Belum Merata, Disdikpora Catat Yang Menerima 183 Sekolah Dengan Sasaran 46.450 Siswa

Dalam kesempatan itu, Narka juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana tetap kondusif pasca-peristiwa tersebut.

"Kami selaku pangemong desa menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga atma almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa.,”

“Kami mengajak semua pihak ke depan untuk berdamai, mengikhlaskan apa yang telah terjadi, dan ke depan bersama-sama berbuat, berperilaku, serta berkata yang baik," ungkapnya. (mit)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.