Siswa MAN 2 Kota Malang Siap Tembus Pasar Global Lewat Sekolah Transformasi Garuda
Alga W July 24, 2026 07:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Purwanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, melakukan kunjungan kerja ke MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7/2026) siang.

​Kedatangan orang nomor dua di Kementerian Perdagangan ini disambut para siswa, guru, hingga Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Baca juga: Pemkab Lumajang Mulai Mendata Pedagang untuk Penertiban PKL, Hadirkan Konsep Terbaik

Dyah Roro datang dengan tujuan untuk meninjau langsung implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Sekolah Transformasi Garuda.

​Pantauan di lokasi, Wamendag juga diajak berkeliling meninjau berbagai sarana dan prasarana pendidikan pendukung di MAN 2 Kota Malang.

​Usai melihat langsung fasilitas dan berinteraksi dengan para siswa, Wamendag mengaku takjub dengan kesiapan serta antusiasme yang ditunjukkan civitas akademika MAN 2 Kota Malang.

​"Fasilitasnya lengkap, alhamdulillah. Siswa-siswinya juga sangat antusias dan aktif," ujar politisi Partai Golkar ini.

​Menurutnya, kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, khususnya anak-anak muda di Kota Malang, memiliki daya saing yang sangat tinggi.

​"Ini bukti nyata bahwa kita mampu. Sumber daya manusia Indonesia itu sangat luar biasa dan insyaallah kita bisa lebih berdaya saing ke depannya," tegasnya.

​Tak hanya meninjau fasilitas fisik, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk mendorong semangat kewirausahaan (entrepreneurship) di kalangan pelajar dan generasi muda.

Dyah Roro juga mengajak para siswa melakukan diskusi dan tanya jawab yang disambut para siswa dengan gembira.

​Wamendag menjelaskan, Kementerian Perdagangan terus berkomitmen mengawal program-program strategis seperti Campuspreneur untuk memacu jiwa wirausaha sejak dini.

​"Meningkatkan jiwa kewirausahaan anak-anak muda itu pembekalannya harus diawali sedini mungkin agar mereka tahu ada peluang. Sehingga produk-produk yang diciptakan mampu berdaya saing," jelasnya.

​Dengan bekal tersebut, diharapkan produk-produk karya anak bangsa kelak tak hanya menguasai pasar domestik dengan potensi 180 juta konsumen, namun juga mampu menembus pasar internasional.

​Lebih lanjut, agenda peninjauan Sekolah Transformasi Garuda di MAN 2 Kota Malang ini juga menjadi rangkaian dari pengawalan program prioritas Kemendag bertajuk 'Dari Lokal ke Global'.

​Setelah berdialog dengan jajaran sekolah dan para siswa, rombongan dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke sejumlah pelaku industri di Malang Raya yang telah berhasil menembus pasar ekspor.

​Pihaknya menyoroti berbagai komoditas unggulan daerah, mulai dari sektor UMKM seperti kopi, kakao, cokelat, hingga modest fashion yang mulai diminati pasar Timur Tengah.

​Sementara untuk skala industri besar, komoditas seperti alas kaki hingga Crude Palm Oil (CPO) terus didorong untuk memperluas jangkauan ke Eropa hingga Asia Selatan.

​"Kita berharap ada multiplier effect yang positif. Tenaga kerja lokal terlibat, sehingga dampaknya terasa langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

Siswa mengaku excited

Sementara itu, salah satu siswi MAN 2 Kota Malang, Rameyza Elya Salsabila, yang saat itu sedang praktikum, mengaku senang dengan kedatangan Wamendag. 

Siswi kelas 12 G ini mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya atas transformasi yang sedang disiapkan untuk sekolahnya tersebut.

Menurutnya, status baru ini akan membawa dampak positif bagi reputasi sekolah di tingkat nasional.

​"Sangat excited ya, karena sekolah kita mau jadi Sekolah Garuda. Terus tentunya juga membuat nama sekolah jadi lebih baik di mata nasional," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Kehadiran jajaran kementerian tersebut memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi para siswa yang sedang memperagakan praktikum.

​Rameyza mengaku senang dan termotivasi saat disapa serta disaksikan langsung oleh Ibu Wamen selama proses pembelajaran berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, pesan dan dorongan semangat juga disampaikan langsung untuk memacu prestasi para siswa.

​"Senang tentunya, kita praktikum sambil dilihat Ibu Wamen. Tadi dibilangi untuk semangat terus, supaya siap buat Olimpiade-olimpiade kita nanti," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.