TRIBUNWOW.COM - Iran dilaporkan menolak proposal gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara. Menurut pejabat Iran, keputusan tersebut diambil karena persoalan status dan kendali Selat Hormuz belum mendapat penyelesaian.
Proposal gencatan senjata itu disebut disampaikan melalui Perdana Menteri Irak, Ali al Zaidi, saat melakukan kunjungan resmi ke Iran. Sebelum berkunjung, Ali al Zaidi dilaporkan sempat bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada awal Juli.
Baca juga: Koalisi Pejalan Kaki Desak Polisi Gelar Pemeriksaan Terbuka Persekusi Satpam oleh Sopir Alphard
Baca juga: Didoakan Segera Nyusul, Balasan Nathalie Holscher ke Sule usai Menikah dengan Aripat Disorot
Menurut pejabat Iran, tawaran tersebut diajukan Amerika Serikat sebagai upaya menghentikan konflik yang masih berlangsung. Namun, pemerintah Iran menilai proposal itu belum menyentuh persoalan utama yang menjadi perhatian mereka.
Iran menyatakan belum bersedia menerima kesepakatan sementara yang tidak memberikan kepastian mengenai status dan kendali Selat Hormuz. Wilayah tersebut dinilai memiliki arti strategis dalam konflik yang sedang berlangsung.
Hingga naskah ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pemerintah Amerika Serikat mengenai tanggapan atas penolakan proposal gencatan senjata tersebut.
(*)
#Gencatan Senjata #Proposal #as #Teheran