Pernyataan Resmi dari Penyelenggara Event Lari Bali Silent Disco: Acara Kami Selalu Terbuka
Ngurah Adi Kusuma July 24, 2026 11:03 PM

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Entourage Run Club selaku penyelenggara event lari Bali Silent Disco memberikan keterangan dan pernyataan melalui unggahan akun instagramnya @entourage.runclub pada Jumat 24 Juli 2026.

Dalam unggahan Instagram berupa pernyataan pada foto sebanyak 4 slide berlatar belakang hitam dengan tulisan pernyataan warna putih dalam bahasa Inggris. 

Bahkan di slide terakhirnya mereka melampirkan infografis asal negara dari seluruh peserta Bali Silent Disco.

Berikut pernyataan resmi mereka yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia :

Baca juga: 3 BPR Digabungkan ke dalam PT BPR Sri Partha Bali, Dorong Konsolidasi, Ini Alasan OJK Selengkapnya! 

"Pesan dari Entourage

Pertama dan terpenting, kami sangat menyesal atas orang-orang yang tersinggung dan terluka, dan kami tidak pernah bermaksud untuk tidak menghormati atau mendiskriminasi siapa pun.

Entourage diciptakan sebagai komunitas untuk para digital nomad di Bali untuk membantu orang-orang yang baru datang ke pulau ini terhubung dengan orang lain dan melakukan kegiatan menyenangkan bersama selama masa tinggal mereka.

Menjadi digital nomad tidak didefinisikan oleh kewarganegaraan. Komunitas kami mencakup anggota dari banyak negara, termasuk Indonesia.

Beberapa acara kami selalu terbuka dan gratis untuk diikuti oleh semua orang, sementara yang lain memiliki persyaratan partisipasi berdasarkan tujuan acara tersebut. Misalnya, acara-acara tertentu dirancang khusus untuk para digital nomad, sementara yang lain, seperti jalan santai dan lokakarya untuk wanita, ditujukan khusus untuk peserta wanita.

Baca juga: Berlangsung Pagi Hingga Malam, Prosesi Ngaben Kinembulan Desa Adat Kubu Bangli Bali Berjalan Lancar

Misalnya, klub lari kami terbuka untuk semua orang dan tidak memerlukan pendaftaran. Silent Disco Run Rabu lalu adalah lari berbayar pertama kami karena keterbatasan headphone. Warga Indonesia merupakan kelompok peserta terbesar, mewakili hampir 25 persen dari semua tiket yang terjual (lihat grafik di halaman berikutnya). 

Namun, kami telah membuat kesalahan dalam proses persetujuan otomatis untuk grup WhatsApp dan acara non-lari kami. Meskipun kami mencoba menciptakan tempat di mana para digital nomad dapat bertemu, terjadi bias yang menyebabkan beberapa (dan bukan semua) nomor +62/warga Indonesia ditolak secara tidak benar.

Tujuan kami selalu untuk membangun komunitas yang inklusif dan berkontribusi positif bagi Bali. Misalnya, kami juga berkolaborasi dengan pengusaha dan badan amal lokal setiap minggu.

Kami menghentikan semua acara dan aktivitas kami untuk sementara waktu. Kami bertanggung jawab penuh atas apa yang telah terjadi dan berjanji akan melakukan perubahan nyata kedepannya.

Baca juga: Gebrakan Kelas Dunia, Bali United Resmi Gandeng Adidas dan Desainer Lokal Raka Jana Musim Depan

- Klub lari kami terbuka untuk semua orang, termasuk non-digital nomad

- Silent Disco Run Rabu lalu adalah acara berbayar, yang dipasarkan melalui Instagram

- Berdasarkan 94 pesanan yang terdiri dari 120 tiket, proporsi terbesar orang yang bergabung adalah warga negara Indonesia (lihat grafik di halaman berikutnya)

Lari dimulai pukul 05.30 untuk menghindari kemacetan sebisa mungkin dan diamankan oleh polisi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.