2 Atlet Jawa Barat Jadi The Best Lifter di Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior 2026
Thomas July 25, 2026 02:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Lifter muda asal Jawa Barat, Raihan Adesta Putra Perdana dan Arsya Dewi Saputera, sukses menyabet gelar The Best Lifter kategori remaja pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Remaja dan Junior Pupuk Indonesia 2026.

Ajang yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah itu resmi berakhir di Hotel Khas Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026).

Raihan tampil impresif di kelas 75 kilogram putra dengan memborong tiga medali emas. Ia mencatatkan angkatan snatch 147 kilogram, clean and jerk 172 kilogram, serta total angkatan 319 kilogram yang mengantarkannya menjadi lifter terbaik kategori remaja putra.

Di sektor putri, Arsya Dewi Saputera yang turun di kelas 53 kilogram juga tampil dominan. Atlet Jawa Barat tersebut meraih tiga medali emas setelah membukukan angkatan snatch 65 kilogram, clean and jerk 90 kilogram, serta total angkatan 155 kilogram.

Sementara itu, gelar The Best Lifter kategori junior diraih Muhammad Rizal Abdillah dari Jawa Barat di kelas 60 kilogram putra dan Amel Candra Novitasari dari Jawa Timur di kelas 57 kilogram putri. Pada kategori organisasi, Pengurus Provinsi (Pengprov) PABSI Jawa Barat dinobatkan sebagai Pengprov Terbaik pada Kejurnas kali ini.

Muhammad Rizal Abdillah, yang sebelumnya menyabet medali emas pada Asian Youth Games 2025 di Manama, Bahrain, kembali menunjukkan dominasinya. Ia meraih tiga medali emas melalui angkatan snatch 111 kilogram, clean and jerk 135 kilogram, serta total angkatan 246 kilogram.

Diikuti 297 Peserta

Di bagian putri, Amel Candra Novitasari juga tampil konsisten dengan mencatatkan angkatan snatch 81 kilogram, clean and jerk 98 kilogram, dan total angkatan 182 kilogram untuk mengamankan predikat lifter terbaik kategori junior.

Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior Pupuk Indonesia 2026 diikuti total 297 peserta yang terdiri atas atlet dan ofisial dari 23 provinsi. Sebanyak 105 atlet bertanding di kategori remaja, sementara 115 atlet berlaga di kategori junior.

Nomor yang dipertandingkan meliputi lima kelas di kelompok remaja putra, yakni 56 kilogram, 60 kilogram, 65 kilogram, 70 kilogram, dan +70 kilogram. Di kelompok remaja putri dipertandingkan kelas 45 kilogram, 49 kilogram, 53 kilogram, 57 kilogram, dan +57 kilogram.

Adapun pada kategori junior putra dipertandingkan kelas 60 kilogram, 65 kilogram, 70 kilogram, 75 kilogram, dan +75 kilogram. Sementara kategori junior putri mempertandingkan kelas 49 kilogram, 53 kilogram, 57 kilogram, 61 kilogram, dan +61 kilogram.

Jaring Bibit Baru Angkat Besi

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Djoko Pramono, mengapresiasi penampilan para atlet muda yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan. Menurutnya, Kejurnas tahun ini juga diwarnai banyak pemecahan rekor nasional, baik di kategori remaja maupun junior.

"Mengapa kami senang, karena mereka adalah penerus dari Rizki Juniansyah, Eko Yuli Irawan, serta para lifter senior lainnya yang saat ini berada di Pelatnas," kata Djoko Pramono.

Ia optimistis potensi yang ditunjukkan para lifter muda tersebut akan menjadi modal penting bagi Indonesia untuk bersaing di level internasional pada masa mendatang.

Djoko juga mengungkapkan bahwa PB PABSI akan memberikan kesempatan kepada atlet-atlet terbaik Kejurnas untuk bergabung ke Pelatnas apabila terjadi rotasi akibat stagnasi prestasi atlet yang saat ini menghuni pemusatan latihan nasional.

"Jadi sudah pasti mereka adalah prioritas pertama jika kita menyiapkan lifter-lifter ke berbagai event internasional. Atlet yang meraih gelar The Best yang akan ke Pelatnas," tegas Djoko.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.