Jakarta (ANTARA) - Kepala SDN Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Juwariyah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah atas dimulainya revitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden serta jajarannya yang sudah memprakarsai revitalisasi ini," kata Juwariyah saat dihubungi ANTARA, Sabtu.

Dia mengatakan pengerjaan revitalisasi mulai dilakukan pada Sabtu (25/7), setelah sebelumnya sekolah tersebut mendapat peninjauan dari pihak Istana Kepresidenan.

Juwariyah memaparkan bahwa revitalisasi tersebut akan dilakukan menyeluruh terhadap bagian-bagian bangunan sekolah yang mengalami kerusakan.

"Insya Allah semua ter-cover," ujarnya.

Meski proses perbaikan telah dimulai, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Juwariyah menuturkan pihak sekolah telah mengatur pembelajaran secara bergantian untuk sebagian siswa, sementara ruang kelas yang masih dapat digunakan disekat dan musala dimanfaatkan sebagai ruang belajar sementara.

Lebih lanjut dia menambahkan kerusakan sekolah pertama kali terjadi pada ruang kelas VI pada Januari 2026, kemudian disusul ruang kantor guru pada April. Kerusakan tersebut disebabkan oleh serangan rayap.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat merespons pemberitaan mengenai kondisi SDN Tanggirejo di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah yang mengalami kerusakan berat.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Nonformal, dan Pendidikan Informal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto di Jakarta, Jumat (24/7) mengatakan sekolah tersebut dipastikan akan segera direvitalisasi melalui program Kemendikdasmen pada tahun anggaran 2026.

"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepala sekolah, dinas pendidikan, hingga Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah untuk segera merevitalisasi sekolah tersebut. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengundang Kepala SDN Tanggirejo ke Jakarta untuk melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi," ujar Gogot.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, lanjutnya, merupakan salah satu prioritas Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Menyikapi kondisi SDN Tanggirejo, ia menegaskan komitmen Kemendikdasmen untuk terus memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan agar peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.