Marak Kejahatan Malam Hari, Pemkab Bandung Gencarkan Patroli dan Anak Sudah di Rumah Pukul 19.00
Kemal Setia Permana July 25, 2026 05:11 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung bakal menggencarkan patroli gabungan pada malam hari sebagai bentu antisipasi maraknya aksi kriminalitas, termasuk tindak kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa patroli tersebut akan melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan pemerintah daerah dengan menyasar titik-titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan.

"Ini salah satu pengawalan yang ketat dari pemerintah daerah dalam rngka mengurangi dan meminimalisir persoalan-persoalan kriminal dari anak di bawah umur," ujarnya kepada awak media pada Sabtu (25/7/2026).

Selain patroli, Dadang juga meminta kepada orang tua agar anak-anak di bawah umur tidak lagi berkeliaran pada malam hari. Dirinya menyebutkan bhwa anak-anak harus sudah berada di rumah masing-masing mulai pukul 19.00.

Hal tersebut dilakukan lantaran upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan aparat penegak hukum saja. Di mana menurut Dadang, Peran keluarga menjadi faktor utama dalam mengawasi aktivitas anak di luar rumah.

Baca juga: Daftar Agenda Akhir Pekan di Bandung Hari Minggu 26 Juli 2026, Lomba Lari hingga Festival

"Di rumah orang tua harus betul-betul mengawasi jangan sampai dibiarkan begitu saja. Jangan sibuk dengan menggunakan handphone seharian, karena kadang-kadang orang tua lebih happy dengan handphone daripada mengawasi anaknya," katanya.

Tak sampai disitu, pemerintah daerah juga akan memperkuat edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan tokoh agama, kiai, ajengan, hingga guru ngaji agar pembinaan karakter anak dapat berjalan lebih optimal.

"Lalu di sekolah. Guru, wali kelas, sekolah ini harus menjadi suri teladan jangan sampai memberikan contoh yang kurang baik dan tentunya harus disiplin, apalagi bagaimana untuk terus meningkatkan kebangsaannya," ucapnya.

Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran Pancasila, pemahaman Undang-Undang Dasar 1945, kegiatan Pramuka, aktivitas ekstrakurikuler, hingga pendidikan membaca dan menghafal Al-Qur'an akan ditingkatkan.

Dadang juga meminta kepala desa, ketua RT, dan perangkat kewilayahan turut aktif mengawasi lingkungan. Apabila masih ditemukan anak-anak berkeliaran pada malam hari, mereka diminta memberikan teguran dan pembinaan.

"Saya minta terus melakukan pengawasan dan menegur dan bisa mengamankan dan memberikan edukasi. Tentu TNI Polri juga sudah bergerak bersama-sama dengan pemerintah daerah, insyaallah Kabupaten Bandung aman," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.