Diduga Curi Ayam Aduan, Pelaku Dikeroyok Massa di Baturiti Hingga Tewas, Motor di Bakar
Ngurah Adi Kusuma July 25, 2026 08:41 PM

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Seorang pria yang diduga merupakan pelaku pencurian meninggal dunia setelah dikeroyok massa usai kepergok mencuri seekor ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Jumat 24 Juli 2026 dini. 

Menurut informasi yang didapat, kejadian  tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 01.30 wita.

Bahkan aksi pencurian yang diduga dilakukan pria asal Buleleng memicu kemarahan warga karena wilayah tersebut belakangan kerap dilanda kasus kehilangan ayam aduan. 

Bahkan saat peristiwa, pelaku tertangkap tangan saat mencuri ayam aduan  milik I Wayan Adi Suteja (31), warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Baca juga: Ini Tanggapan John Herdman Terkait Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Mengetahui ada pencuri, warga  kemudian berdatangan dan mengeroyok pelaku hingga meninggal dunia di lokasi. 

Tak hanya itu, massa yang  emosi juga membakar sepeda motor yang diduga digunakan pelaku saat beraksi. 

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, S.H yang dikonfirmasi Sabtu 25 Juli 2026 tidak menampik hal tersebut. 

Menurutnya personel Polsek Baturiti  menerima laporan masyarakat langsung menuju lokasi sekitar pukul 02.00 Wita.

"Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati terduga pelaku telah meninggal dunia," ujarnya.

Baca juga: Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Sukses Perluas Pasar dan Naik Kelas

Di lokasi, jajaran Polsek Baturiti mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu ekor ayam milik korban, satu bilah golok yang diduga milik pelaku, serta sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai.

"Jenazah terduga pelaku kemudian dievakuasi ke RS Semara Ratih untuk penanganan lebih lanjut sekaligus proses identifikasi awal karena waktu kejadian tidak ditemukan identitas pelaku," ucapnya.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan untuk melakukan identifikasi sidik jari terhadap jenazah. 

Diakui penyidik turut meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi di sekitar lokasi guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk menyelidiki dugaan tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan kematian terduga pelaku.

Baca juga: John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Sebelum Pertandingan Piala AFF Lawan Kamboja 

"Saat ini kami masih mendalami informasi mengenai keresahan masyarakat akibat maraknya kasus kehilangan ternak, khususnya ayam aduan, yang diduga menjadi pemicu warga melakukan aksi main hakim sendiri," imbuhnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.