Pemkot Bogor Ajukan BTT ke Pemprov Jabar untuk Benahi Longsor, Jalan di Sukaresmi Masih Menggantung
Naufal Fauzy July 25, 2026 10:05 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengajukan bantuan anggaran belanja tidak terduga (BTT) ke Pemprov Jabar.

BTT ini dialokasikan untuk perbaikan tiga titik longsor yakni Jalan Raya Sukaresmi Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal, Perumahan MBR Bogor Timur, serta Jalan Raya Tajur.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, langkah ini dilakukan sebab ketiga titik ini harus segera mendapat penanganan.

Lokasi ini juga merupakan akses vital yang jika tidak diperbaiki ditakutkan membahayakan warga.

"Jadi, kenapa kita usulkan BTT? Karena Cilebut adalah akses vital, sama seperti yang Kebon Pedes kemarin. Alhamdulillah sudah selesai, sudah berjalan. Jadi, makanya kita minta didahulukan yang BTT 3 titik yakni Jalan Raya Tajur ada dua longsor, termasuk Perumahan MBR yang hari ini semakin melebar tuh longsornya," kata Jenal Mutaqin kepada TribunnewsBogor.com di Sempur, Sabtu (25/7/2026).

Untuk nilai anggarannya sendiri 11 Miliar untuk tiga titik itu

"3 titik itu, 11 miliar. Titik pertama ada 8,5 miliar, 2 miliar, 1 miliar kalau tidak salah. Pokoknya totalnya 11 miliar," ujarnya.

Pemkot berharap pengajuan BTT ini disetujui Pemprov.

"Itu baru upaya pengusulan. Jadi, kalau jawaban dari dinas pada saat survei, diupayakan masuk tahun 2027. Tapi pengalaman yang dulu Batutulis, harus dikawal tetap sampai diketok APBD itu harus terus-menerus," ujarnya.

Sementara itu, salah satu titik longsor yang berlokasi di Jalan Raya Sukaresmi Cilebut sampai saat ini belum ada perbaikan.

Tebingan yang longsor semakin dalam dan jalan terlihat seperti menggantung.

Akses kendaraan diatur oleh warga agar tidak menimbulkan kemacetan yang panjang.
Pembatas dipasang dipinggir jalan raya agar pengendara tetap bisa melintasi jalan dengan nyaman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.