Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Suasana duka menyelimuti Dusun Manganti, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, setelah seorang bocah berusia 7 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Citanduy, tepatnya di kawasan Bendungan Manganti, Minggu (26/7/2026).
Korban diketahui bernama Kevin Julian (7), warga Dusun Manganti RT 009/001, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi.
Jenazah korban berhasil ditemukan tim gabungan sekitar pukul 09.30 WIB setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih tiga jam.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Minggu pagi dan langsung mengerahkan personel Pos WMK Banjarsari untuk melakukan pendampingan proses pencarian bersama unsur gabungan.
"Begitu menerima laporan, petugas Pos WMK Banjarsari langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan kepolisian, Tagana, MDMC, serta unsur lainnya untuk melakukan pencarian korban," ujar Budi Rahmat.
Baca juga: Ratusan Ulama dan Petani Ikuti Tadarus Tani di Ciamis, Dorong Pertanian Islami
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WIB.
Saat itu korban bersama seorang teman seusianya dan dua anak lainnya berangkat menggunakan sepeda menuju kawasan Bendungan Manganti untuk berjalan-jalan.
Sesampainya di lokasi, korban mengajak salah seorang temannya turun ke aliran Sungai Citanduy.
Saat itu kondisi sungai sedang surut sehingga di bagian tengah terdapat kubangan air yang cukup dalam.
Korban bersama seorang temannya kemudian memutuskan berenang di kubangan tersebut.
Namun, teman korban telah memperingatkan agar tidak berenang terlalu ke tengah karena kondisi dasar sungai yang cukup dalam.
Sayangnya, peringatan tersebut tidak dihiraukan. Beberapa saat kemudian korban mulai tenggelam.
Temannya sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menarik korban, tetapi upaya itu tidak berhasil lantaran korban panik.
Dalam kejadian tersebut, seorang anak lainnya juga sempat tenggelam. Beruntung anak tersebut berhasil diselamatkan oleh temannya sehingga selamat dari insiden tersebut.
Melihat korban tidak lagi muncul ke permukaan, saksi berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian dan Pos WMK Banjarsari.
Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari selanjutnya berkoordinasi dengan Kanit Intel Polsek Purwadadi, anggota Polsek Lakbok, Babinsa Desa Sidarahayu, Tagana Kabupaten Ciamis, MDMC, RCS, serta masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian di lokasi korban diduga tenggelam.
Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area kubangan dan aliran Sungai Citanduy di sekitar Bendungan Manganti.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Purwadadi untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Budi Rahmat.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terlebih di sekitar sungai, bendungan, maupun saluran irigasi yang memiliki kedalaman bervariasi dan berpotensi membahayakan.
Menurutnya, meski permukaan air tampak surut, kondisi dasar sungai sering kali tidak merata dan menyimpan kubangan yang cukup dalam sehingga dapat membahayakan siapa pun yang berenang tanpa pengawasan.
Dalam operasi pencarian tersebut, unsur yang terlibat meliputi personel Pos WMK Banjarsari, RCS, Kanit Intel Polsek Purwadadi, anggota Polsek Lakbok, Babinsa Desa Sidarahayu, Tagana Kabupaten Ciamis, MDMC, serta warga sekitar.
Setelah proses evakuasi selesai, seluruh personel kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.(*)