BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Penampilan kesenian dari anak-anak usia SD hingga SMP menyemarakkan agenda Festival Menuang Vol.2, di Pantai Menuang, Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (26/7/2026).
Satu persatu dari mereka menampilkan beragam tarian, diiringi dengan irama musik Dambus tradisional khas Bangka Belitung.
Merdunya alunan musik itu membuat jajaran Forkopimda yang duduk di barisan tamu VIP ikut turun langsung berjoget bersama pengisi acara.
Kepala Desa Baskara Bakti Bahtiar Efendi menyampaikan, Festival Menuang merupakan kegiatan yang digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Menuang untuk mempromosikan potensi wisata setempat.
Bahtiar menjelaskan, pada tahun kedua terselenggaranya Festival terasa sangat spesial, karena dikolaborasikan bersama jajaran Pemerintah Provinsi dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juni.
"Alhamdulillah hari ini kita melakukan penanaman mangrove. Ini digelar bersamaan dengan Festival Menuang yang diisi beberapa kegiatan, jadi ada banyak kegiatan. Ada jalan sehat, lomba memancing, lomba mewarnai, penampilan seni juga," kata dia.
Menurutnya, rangkaian acara sengaja diisi dengan aneka perlombaan yang bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, agar dapat mendatangkan banyak pengunjung.
Pantauan Bangkapos.com, deretan lapak UMKM dari warga sekitar yang menjual berbagai makanan ataupun minuman juga berjajar di area kegiatan Festival.
"Pertama melalui festival ini kami ingin menciptakan suasana baru, dalam memperkenalkan icon wisata kami, Desa Baskara Bakti. Untuk itu kami ikut melibatkan UMKM warga kami juga," sebutnya.
Dikatakan Bahtiar, pihaknya berharap agar event serupa bisa digelar lebih meriah di tahu-tahun yang akan datang.
"Pelaksanaan sudah dari 2025 kemarin, dilanjutkan tahun 2026 ini. Mudah-mudahan bisa terus berlangsung di tahun-tahun yang akan datang," ujar Bahtiar.
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyebutkan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap Pokdarwis beserta pemerintah desa yang telah menginisiasi acara tersebut.
Algafry berharap, event yang diselenggarakan dapat membuat Pantai Menuang lebih dikenal masyarakat sehingga tertarik untuk datang berwisata bersama keluarga.
"Hari ini, teman-teman dari Pokdarwis Pantai Menuang ini melaksanakan kegiatan Festival. Tentu ini kolaborasi yang luar biasa antara pemerintah provinsi, daerah dan desa, digabungkan menyambut Hari Mangrove Sedunia tahun 2026 ini," ucap Algafry.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)