TRIBUNJAMBI.COM - Simak penjelasan ending film horor Suzzana Santet Dosa di Atas Dosa yang telah tayang di Netflix.
Film ini diperankan Luna Maya, Reza Rahadian, dan Clift Sangra.
Film ini mengisahkan tentang Suzzana yang diincar Bisman untuk dinikahi.
Baca juga: Penjelasan Ending Aku Sebelum Aku, Menghadapi Trauma yang Diwariskan
Ayahnya tidak setuju karena Bisman pria yang sudah beristri.
Selain itu Bisman juga dikenal kejam dalam menguasai desa.
Suatu hari ayahnya menentang anak buah Bisman.
Setelah itu kejadian aneh terjadi. Ayah Suzzana seperti terkena santet hingga meninggal dunia.
Saat pemakaman istri Bisman datang untuk mengungkapkan yang sebenarnya.
Ia tahu ini ulah Bisman yang bermain santet.
Anak buah Kawi, Lawu dan Banteng pun menjemput istri Bisman.
Karena melawan, mereka mendorong istri Bisman hingga kepalanya terbentur di paku tembok.
Istri Bisman meninggal dunia.
Melihat kejadian itu Suzzana melarikan diri.
Ia lompat ke sungai dan badannya terbentur ranting pohon.
Pramuja sedang bertapa melihatnya dan menolongnya.
Ia dibawa ke Nyi Gayatri dan disembuhkan di sana.
Nyi Gayatri bukan hanya seorang penyembuh, ia adalah dukun santet.
Mengetahui itu Pramuja kecewa dan pergi.
Tapi Suzzana malah melihat itu sebagai peluang untuk balas dendam.
Ia mempelajari santet dari Nyi Gayatri.
Suzzana mulai membalas dendam pada dua anak buah Bisman.
Anak buah Bisman ketakutan dan membunuh dukun santet langganan Bisman.
Tapi Bisman pun juga bingung karena ia merasa tidak melukai anak buahnya.
Saat terakhir Suzzana menyantet Bisman, ia gagal.
Rupanya ada banyak dukun santet yang menjaga Bisman.
Bisman yang cinta dengan Suzzana meminta kepada dukun santetnya untuk dihilangkan ingatan Suzzana.
Pramuja mengetahui Suzzana berubah, dan membawanya ke Nyi Gayatri.
Di sana Suzzana memulai kembali aksi balas dendamnya.
Pramuja memimpin pemberontakan untuk warga.
Saat-saat terakhir Bisman terperangkap di mobil, ia tidak bisa diselamatkan dan akhirnya mati.
Terungkap melalui surat Bisman, rupanya Pramuja adalah anaknya Bisman.
Itulah yang membuat Bisman tidak melukai Pramuja.
Bisman malu mengaku sebagai ayahnya karena kelakuannya, tapi di sisi lain ia juga bangga karena memiliki anak sebaik Pramuja.
Mengetahui ini Suzzana merasa bersalah, karena santet yang ia kirimkan ke Bisman juga akan melukai keturunannya.
Jadi ia membatalkan santetnya dan malah membuatnya meninggal dunia.