Persija Luruskan Sanksi Shin Tae-yong, Hanya Berlaku 1 Tahun di Korea Selatan
Garudea Prabawati July 26, 2026 07:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Persija Jakarta memastikan sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) kepada pelatihnya, Shin Tae-yong, hanya berdurasi satu tahun dan berlaku di wilayah yurisdiksi sepak bola Korea Selatan. Dengan demikian, hukuman tersebut tidak memengaruhi posisinya sebagai pelatih Macan Kemayoran.

Namun tiga hari kemudian, Persija Jakarta meluruskan terkait sanksi yang diterima oleh pelatih berusia 55 tahun tersebut setelah melakukan verifikasi kepada KFA.

Keputusan pertama, sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong hanya satu tahun, bukan sepuluh tahun.

Sanksi tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam ranah sepak bola Korea Selatan.

Dengan begitu, segala bentuk aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk saat menjabat sebagai pelatih Persija musim ini tidak berlaku.

"Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun," tulis pernyataan Persija pada Minggu (26/7/2026).

"Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan. Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk Persija."

Persija akan menghormati keputusan KFA, tetapi di sisi lain tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Shin Tae-yong kini tengah mendampingi Persija di ajang pramusim Piala Presiden 2026.

Ajang tersebut menjadi awal momen Shin Tae-yong dalam membentuk dan menyiapkan tim terbaiknya pada turnamen resmi sebelum mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.

"Persija menghormati keputusan KFA. Di saat yang sama, Persija tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus membentuk tim terbaiknya.

Belum juga mengarungi kompetisi, namun sudah ada tantangan yang harus dilalui oleh Persija demi target mereka juara musim ini.

Bagaimana pun, tantangan ini dapat menjadi pelajaran, baik bagi Persija maupun Shin Tae-yong untuk tumbuh bersama demi target yang ingin mereka capai.

"Shin Tae-yong memiliki komitmen besar untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya," lanjut pernyataan tersebut.

"Kejadian itu dipastikan tidak mengganggu aktivitas tim yang tengah bergerak untuk menjadi versi terbaik."

Presiden Persija, Mohamad Prapanca menegaskan, terlepas dari insiden tersebut, apa yang telah direncanakan oleh manajemen klub sejauh ini akan berjalan sesuai rencana.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija," tutur Prapanca.

"Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027," sambungnya.

Ia berharap para pemain dan pelatih, dan tim ofisial Persija tidak terpengaruh dari kabar buruk yang terjadi belakangan ini karena mereka telah memverifikasi kepada pihak yang terkait.

"Kami berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim," jelasnya.

Terlepas dari sanksi yang dijatuhkan KFA, Persija menegaskan kepercayaan kepada Shin Tae-yong tidak berubah. Manajemen pun memastikan program persiapan tim menuju musim 2026/2027 tetap berjalan sesuai rencana.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.