BMKG Ungkap Penyebab Gempa Tektonik di Kupang Minggu Malam
Adiana Ahmad July 27, 2026 11:42 AM

POS-KUPANG.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengungap Penyebab Gempa di Kupang NTT Mingu Malam, 26 Juli 2026.

BMKG menyebut gempa tektonik berkekuatan M5,3 itu merupkan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi.

BMKG menyebyt gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama di Kupang, Minggu malam menjelaskan, gempa yang terjadi itu episenternya berada di darat, sekitar 18 kilometer timur laut Kupang, pada koordinat 10,16 derajat Lintang Selatan dan 123,77 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 44 kilometer.

Baca juga: Bukan Sekali, BMKG Stasiun Geofisika Kupang Catat Sudah 163 Gempa Guncang Wilayah NTT dalam Sepekan

"Hasil analisis menunjukkan gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi. Mekanisme sumber gempa berupa sesar naik (thrust fault)," katanya.

BMKG memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap), intensitas gempa mencapai skala V MMI di Sulamu, Fatuleu Barat, Kupang Timur, dan Kota Oelamasi.

Pada tingkat ini getaran dirasakan hampir seluruh penduduk, sejumlah barang dapat terjatuh atau bergeser.

Sementara itu, guncangan dengan intensitas IV MMI dirasakan di Kota Kupang, So'e Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Ba'a Kabupaten Rote Ndao.

Getaran pada skala ini dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian warga dilaporkan berhamburan keluar bangunan.

Baca juga: Gempa M 5,5 Guncang Kupang, BMKG: Berpusat di Darat, Tidak Berpotensi Tsunami

Hingga pukul 19.24 Wita BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa serta terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi resminya.

Sementara itu Pantauan ANTARA saat gempa terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kupang, warga berhamburan keluar akibat panik. Beberapa warga yang sedang menikmati makan malam terpaksa menghentikan aktivitasnya dan keluar.

"Gempanya dua kali. Pertama terasa kecil tetapi kedua kali lebih besar goncangannya," kata Lia, salah satu pengunjung pusat perbelanjaan itu.(ANT/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.