TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Suasana duka menyelimuti kembali menyelimuti Sekretaris DPRD Gianyar, Bali. Setelah kehilangan anggota DPRD Gianyar dari Fraksi PDIP, I Gusti Ngurah Yasa yang meninggal karena sakit.
Kabar duka kini datang dari Anggota DPRD Fraksi Golkar. Yakni, I Wayan Gede Sudarta (54) meninggal dunia dalam perawatan medis di Rumah Sakit Penang, Malaysia, Minggu 26 Juli 2026, pukul 20.15 waktu setempat.
Saat ini, jenazah pria asal Banjar Abiansemal, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud itu masih berada di Malaysia.
Ia dikabarkan meninggal dalam perjuangannya melawan sakit paru-paru.
Baca juga: Jasa Besar Agus Selamatkan Kadek Raditya, Keluarga Sangat Terpukul Mendengar Kabar Duka
Ketua Dewan Kehormatan DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra saat dikonfirmasi, Senin 27 Juli 2026, membenarkan hal tersebut.
Ngakan Putra yang selama ini dikenal sebagai sahabat karib almarhum, mengatakan sangat terpukul atas meninggalnya Gede Sudarta.
"Terus terang ini kabar yang sangat tidak ingin saya dengar. Saya sangat terpukul mengetahui sahabat saya meninggal dunia, beliau orang yang baik, dan berdedikasi tinggi dalam tugasnya sebagai wakil rakyat," ujar Ngakan Putra.
Gede Sudarta, selain menjabat Anggota DPRD Gianyar, sejak Oktober 2025, dipercaya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gianyar dalam periode 2025-2030.
Ngakan Putra, yang merupakan Ketua Perindo Gianyar itu menceritakan bahwa Gede Sudarta pergi ke Malaysia untuk program penyembuhan, di mana selama ini ia mengalami sakit paru-paru. Ia pergi ke Malaysia sekitar dua pekan lalu.
"Saat mau ke Malaysia, Yande (Sudarta) menelepon saya, katanya mau berobat ke Malaysia, tentu saya sangat mendukung, agar bisa segera pulih dari sakit paru-paru yang selama ini dideritanya," ujar Ngakan Putra.
Lebih lanjut, pria asal Gianyar kota ini mengatakan bahwa dirinya mengetahui Gede Sudarta telah menunjukkan tanda-tanda sakit keras sejak empat bulan lalu.
Di mana yang bersangkutan sempat bolak-balik ke rumah sakit.
"Sejak empat bulan lalu, Yande sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit, pernah dirawat di RSUD Sanjiwani juga," jelasnya.
Meski kondisi fisiknya telah sejak lama melemah karena sakit, namun Ngakan Putra mengatakan semangatnya selama ini tidak pernah kendur, dalam mengawal aspirasi masyarakat.
"Beliau meskipun dalam kondisi tubuh yang lelah, tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Selama bertugas, ia terlihat kuat, tidak pernah pingsan saat sedang bertugas," ujarnya.
Korwil Denpasar, Badung, dan Gianyar DPD Golkar Bali, I Kadek Era Sukadana yang juga mantan Ketua DPD II Golkar Gianyar mengatakan dirinya sangat kehilangan sosok kader senior, dan berdedikasi pada partai.
Mendiang selama ini dikenal sebagai salah satu sosok yang membesarkan Golkar di Kabupaten Gianyar.
"Kami sangat kehilangan sosok senior Golkar, banyak hal yang telah dilakukan beliau untuk membesarkan partai, dan beliau juga telah mendedikasikan dirinya pada masyarakat, perjuangan beliau tidak boleh berhenti, kader-kader Golkar harus melanjutkan apa yang selama ini beliau perjuangkan untuk kepentingan masyarakat," ujarnya. (*)