Tensi Laga Seperti Final: Kemenangan Persebaya Atas Persija Bukan Hoki, Slot Asing Masih Terbuka
Sarah Elnyora Rumaropen July 27, 2026 03:45 PM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kota Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (26/7/2026) malam, dinilai sebagai hasil yang sangat pantas oleh pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

Bernardo Tavares menepis anggapan bahwa gol tunggal akibat bunuh diri pemain lawan merupakan sebuah keberuntungan, melainkan buah dari pressing ketat dan kerja keras seluruh tim. 

Di sisi lain, Tavares juga memberi sinyal masih membuka peluang mendatangkan pemain anyar guna memaksimalkan sisa kuota pemain asing sebelum bursa transfer ditutup.

Tensi Laga Seperti Final

Gol tunggal kemenangan Persebaya terjadi akibat bunuh diri pemain belakang Persija, Radovan Pankov, pada menit ke-63.

"Saya suka perilaku tim kami saat tanpa bola, mereka menekan dengan sangat baik dan setelah itu pemain lawan membuat operan buruk ke penjaga gawang dan kami mencetak gol," kata Bernardo Tavares setelah pertandingan, Minggu. 

"Seperti yang kami katakan berkali-kali, tim yang beruntung bekerja lebih keras. Jadi para pemain kami layak mendapatkannya," tambah pelatih berusia 46 tahun itu.

Baca juga: 2 Penyebab Persija Kalah dari Persebaya, Shin Tae-yong Enggan Salahkan Radovan Pankov

Bernardo Tavares mengakui timnya di laga ini unggul dalam segala aspek, terutama dalam hal menciptakan peluang ke gawang lawan.

"Peluang besar dari mereka saya hanya ingat Gustavo. Kami punya Yann (Mabella), Sananta, juga Miguel. Jadi saya pikir kami mendapatkan lebih banyak peluang, peluang-peluang baru," ucapnya.

Statistik menunjukkan Persebaya melepaskan 10 tembakan dengan 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang Persija.

Sementara itu, Persija hanya mencatatkan 7 tembakan dengan 4 tembakan yang mengarah ke gawang Persebaya.

"Saya pikir kami seharusnya mencetak lebih banyak gol," tambah mantan pelatih PSM Makassar itu.

Intensitas Tinggi Bak Laga Final 

Tavares tidak memungkiri duel menghadapi Persija berlangsung sangat menarik dengan intensitas tinggi.

Kedua tim mempertontonkan laga bertensi tinggi layaknya partai final, meski turnamen ini sebatas ajang pramusim.

Tingginya tensi pertandingan tercermin dari banyaknya kartu kuning yang dikeluarkan wasit Thoriq Alkatiri, yakni mencapai 8 kartu kuning dengan masing-masing tim mengantongi 4 kartu kuning.

Baca juga: Faktor Keluarga di Bosnia Jadi Alasan Kerim Palic Tinggalkan Madura United

"Ini adalah pertandingan yang sangat mengesankan untuk ukuran pertandingan pramusim. Saya terkejut dengan intensitasnya," kata Bernardo Tavares.

"Akibat tingginya intensitas pertandingan, saya tidak bisa melakukan rencana pergantian beberapa pemain yang sudah saya siapkan," pungkasnya.

Risto Mitrevski: Kemenangan Pantas

Bek Persebaya, Risto Mitrevski, turut menyampaikan pandangan senada. Menurut pemain asal Makedonia Utara ini, hasil manis atas Macan Kemayoran memang layak didapatkan oleh timnya.

"Mereka memiliki skuad yang sangat bagus. Tetapi seperti yang pelatih katakan, kami bermain seperti sebuah tim, kami kompak, kami mencoba memanfaatkan pemain kami dalam transisi dan pada akhirnya kami mencetak gol seperti itu," kata Risto.

"Seperti yang pelatih katakan, kami perlu menekan bek untuk membuat kesalahan. Jadi, keberuntungan mungkin karena situasi tersebut berada di pihak kami, tetapi juga kami memiliki banyak peluang," tambahnya.

Meski demikian, Risto tak ingin lekas berpuas diri mengingat kompetisi masih di tahap awal. Ia menegaskan tim harus terus berkembang untuk menjadi lebih baik.

"Kami harus terus belajar agar lebih kuat di masa depan," pungkasnya.

Sinyal Rekrutmen Pemain Asing Baru

Di babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2026, Persebaya masih menyisakan dua pertandingan lagi.

Tim Bajul Ijo dijadwalkan menghadapi PSMS Medan pada Rabu (29/7/2026), lalu meladeni Port FC pada Sabtu (1/8/2025). 

Sekadar informasi, hanya dua tim teratas dari grup ini yang berhak melaju ke babak semifinal.

Di sisi lain, Bernardo Tavares tidak menutup peluang untuk mendatangkan pemain baru dalam menyambut musim 2026/2027, kendati performa anak asuhnya meraih hasil positif dalam dua laga pramusim (imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dan menang 1-0 atas Persija).

Baca juga: Arema FC Ditekuk Persib, Bos IB Minta Aremania Tak Langsung Judge Kekuatan Singo Edan

Apalagi untuk kuota pemain asing, Persebaya masih menyisakan satu slot lagi dari total maksimal 11 pemain asing yang boleh direkrut.

"Sampai ditutupnya bursa transfer, semuanya mungkin terjadi," kata Bernardo Tavares di GBT.

Pernyataan sang pelatih sejalan dengan penuturan Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, yang menyebut pihak manajemen bakal memaksimalkan kuota pemain asing musim ini demi merealisasikan target juara.

Ajang Evaluasi dan Kesempatan Pemain Lokal

Meski bursa transfer masih terbuka, Tavares tidak ingin terburu-buru dalam melengkapi kuota maksimal pemain asingnya.

Fokus utamanya saat ini adalah memetakan secara jelas peta kekuatan dan kekurangan tim, di mana Piala Presiden 2026 menjadi sarana evaluasi yang ideal.

"Tetapi saat ini kami fokus pada pemain yang kami miliki, juga beberapa pemain akademi yang sedang kami pantau," tambah Bernardo Tavares.

"Itu penting untuk melihat pemain asing baru, pemain lokal. Ini adalah sinyal bagi pemain lokal dan pemain asing kami, mereka memiliki kesempatan untuk bermain di pertandingan." lanjutnya. 

Baca juga: Jayus Hariono Dipinjamkan Lagi, Arema FC Ungkap Alasan Lepas Duo Pemain ke Persiraja Banda Aceh

Pertandingan ketat kontra Persija dinilainya memberi pengalaman berharga yang membuat gambaran skuad makin terang.

"Pertandingan kedua dengan intensitas seperti ini membuat beberapa pemain bermain selama 90 menit, itu bagus," ucapnya.

Dalam dua laga tersisa melawan PSMS Medan dan Port FC, Tavares menegaskan akan memberikan menit bermain kepada banyak pemain demi menguji kemampuan mereka secara nyata.

Kesempatan ini terbuka lebar baik untuk legiun asing maupun pilar lokal.

"Jika para pemain lokal menunjukkan dalam latihan bahwa mereka lebih baik, saya menggunakan pemain lokal, begitu sebaliknya," pungkas Bernardo Tavares.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.