Empat Orang Tewas dan Enam Luka dalam Kecelakaan Beruntun di Gempol Pasuruan
Thoriq July 27, 2026 04:43 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) pagi. 

Insiden yang melibatkan truk bermuatan kertas, truk boks, mobil tangki air, sepeda motor, dan sejumlah rumah warga itu mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta enam lainnya mengalami luka-luka.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dengan mengumpulkan rekaman CCTV, memeriksa saksi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).

Seluruh korban meninggal maupun korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan proses identifikasi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan Akibat Truk Rem Blong, Malang-Surabaya Macet

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, korban meninggal dunia ditemukan di dua lokasi berbeda.

Tiga orang meninggal di titik pertama setelah truk diduga hilang kendali dan menerjang truk yang keluar dari arah berlawanan.

Sementara satu korban lainnya adalah pengemudi truk bermuatan kertas yang sempat terjepit di dalam kabin usai kendaraan berhenti setelah menghantam sejumlah rumah warga.

“Korban meninggal dunia sementara berjumlah empat orang. Tiga orang meninggal di lokasi pertama, sedangkan sopir truk meninggal setelah berhasil dievakuasi dari dalam kabin,” ujarnya.

Selain korban meninggal, sedikitnya enam orang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Mereka langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Pasuruan untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Jauhar, proses evakuasi menjadi prioritas utama petugas mengingat kondisi kendaraan mengalami kerusakan berat dan posisi sopir terjepit di dalam kabin.

Tim gabungan dari Satlantas Polres Pasuruan, Basarnas, BPBD, PLN, pemadam kebakaran, dan sejumlah instansi terkait diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban sekaligus mengamankan area kecelakaan.

“Kami fokus lebih dulu pada penyelamatan korban dan evakuasi kendaraan. Seluruh stakeholder turut membantu agar proses berjalan cepat dan aman,” katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika truk bermuatan kertas melaju dari arah Malang menuju Surabaya.

Diduga kendaraan kehilangan kendali hingga menabrak truk boks di depannya.

Benturan tersebut membuat truk yang didorong melompati median jalan dan menghantam mobil tangki air serta dua sepeda motor di jalur berlawanan.

Kendaraan kemudian terus melaju, kembali menabrak truk lain, sebelum akhirnya masuk ke pekarangan warga dan menghantam sedikitnya lima rumah.

Hingga Senin siang, Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Polisi telah mengumpulkan rekaman CCTV, meminta keterangan sejumlah saksi, serta akan melakukan olah tempat kejadian perkara menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) bersama tim Polda Jawa Timur.

“Kami mengedepankan Scientific Crime Investigation. Seluruh bukti akan dianalisis untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” tegas Jauhar.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur nasional Surabaya-Malang sempat lumpuh selama beberapa jam.

Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem contra flow dan mengalihkan sebagian kendaraan ke jalan tol hingga proses evakuasi selesai dilakukan. (Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.