Reidel Toiran Pastikan Rivan dan Nizar Absen Bela Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026
Muhammad Nursina Rasyidin July 27, 2026 08:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas voli putra Indonesia baru saja menyelesaikan rangkaian pertandingan SEA V Cup 2026 leg pertama dan kedua. 

Di SEA V Cup 2026 leg pertama, Timnas voli putra Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Kamboja dengan skor 2-3 (23-25, 26-28, 25-23, 25-22, 11-15).

Sementara di leg kedua, Farhan Halim dkk hanya bisa mengamankan medali perunggu setelah menundukkan Kamboja dengan skor 3-1 (25-18, 19-25, 25-20, 26-24).

Setelah SEA V Cup 2026, skuad Merah Putih mulai mengalihkan fokus menuju Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

Berdasarkan hasil undian Asian Games 2026, Timnas voli putra Indonesia tergabung ke dalam Grup A bersama Iran, Thailand, dan Kyrgyzstan.

Baca juga: Reidel Toiran Ungkap Penyebab Kegagalan Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026

GAGAL KE FINAL - Asa Timnas voli putra Indonesia untuk tampil di partai puncak Leg 2 SEA V Cup 2026 harus kandas di hadapan pendukung sendiri. Sempat merebut set pertama, skuad Merah Putih justru kehilangan momentum hingga akhirnya takluk 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) dari Vietnam pada laga semifinal di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (25/7/2026) malam. dok: PBVSI
GAGAL KE FINAL - Asa Timnas voli putra Indonesia untuk tampil di partai puncak Leg 2 SEA V Cup 2026 harus kandas di hadapan pendukung sendiri. Timnas voli putra Indonesia fokus ke Asian Games 2026 usai merampungkan SEA V Cup 2026, Reidel Toiran pastikan Rivan dan Nizar absen dari skuad. dok: PBVSI (HO/IST)

Rivan dan Nizar Tidak Masuk Skuad Asian Games 2026

Pelatih Timnas voli putra Indonesia, Reidel Toiran, memastikan dua pemain yang sebelumnya mengundurkan diri, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar, tidak akan masuk dalam daftar pemain yang dipersiapkan untuk Asian Games 2026.

Menurut Toiran, keputusan tersebut berkaitan dengan surat pengunduran diri yang telah disampaikan kedua pemain kepada federasi.

"Awalnya saya ingin mereka tetap mengikuti proses seleksi, tetapi karena mereka sudah menyampaikan keputusan tersebut, saya tidak bisa memaksakan."

"Jadi untuk saat ini, mereka tidak masuk dalam proses seleksi berikutnya," kata Toiran, dalam sebuah wawancara dalam akun YouTube Sportase Official berjudul "Reidel Toiran Pastikan Tanpa Nizar dan Rivan di Asian Games 2026. Boy Arnez Dicoba ke Opposite?," yang tayang Minggu (26/7/2026).

Toiran kemudian membuka peluang adanya perubahan komposisi pemain menjelang Asian Games 2026. 

Baca juga: Raih Perunggu SEA V Cup 2026 Leg 2, Ranking Timnas Voli Putra Indonesia Naik ke Posisi 44 Dunia

Ia mengatakan jika skuad yang ada saat ini masih akan dievaluasi dan kemungkinan mendapat tambahan pemain di beberapa posisi.

"Pemain yang mengikuti pelatnas nanti tidak hanya berasal dari skuad saat ini. Akan ada beberapa tambahan pemain."

"Kami ingin melihat beberapa pemain di posisi tertentu karena sebelumnya waktu persiapan terlalu singkat. Dengan adanya tambahan pemain, kami bisa melakukan evaluasi dan seleksi dengan lebih baik," tambah Toiran.

Persiapan menuju Asian Games 2026 akan dimulai melalui program pelatnas yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 5 Agustus.

Sebanyak 20 hingga 25 pemain rencananya akan dipanggil untuk mengikuti pelatnas sebelum nantinya dipilih menjadi 14 pemain utama.

"Pelatnas akan dimulai pada tanggal 5."

"Kami akan memanggil sekitar 20 hingga 25 pemain. Namun, kondisi masing-masing pemain tetap akan kami lihat terlebih dahulu."

"Sebelum dipanggil, kami akan menghubungi pemain untuk mengetahui kondisi mereka. Jika ada yang belum siap, tidak akan dipaksakan karena kondisi fisik merupakan tanggung jawab masing-masing pemain," ujar pelatih kelahiran Kuba tersebut.

Siapkan Uji Coba Hadapi Tim Kuat

Sebagai persiapan Asian Games 2026, Timnas voli putra Indonesia rencananya akan melakukan laga uji coba dengan lawan berkualitas.

Toiran menyebut sudah ada komunikasi dengan beberapa negara yang berpeluang menjadi lawan uji coba.

"Sudah ada komunikasi dengan beberapa negara."

"India sudah menghubungi kami, begitu juga Vietnam. Mereka ingin melakukan pertandingan uji coba."

"Sekarang kami sedang mengatur jadwal karena semua negara juga sedang mempersiapkan tim masing-masing," pungkas Toiran.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.