3 Cara Menghentikan WhatsApp yang Disadap Jarak Jauh, Akun Bisa Kembali Aman
Ahadian Gusnita July 27, 2026 11:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO - Saat akun WhatsApp (WA) diketahui disadap, pengguna perlu segera mengambil tindakan untuk menghentikannya. 

Sebenarnya, WhatsApp sudah dibekali sistem keamanan yang cukup kuat, seperti fitur autentikasi dua faktor dan enkripsi end-to-end.

Meski begitu, sistem keamanan tersebut tidak bisa dikatakan menjamin 100 persen akun WA pengguna aman dari penyadapan. 

Baca juga: Cara Membuat Format Tulisan di WhatsApp Jadi Tebal, Miring, dan Coret

Dalam situasi tertentu, kelalaian pengguna bisa membuat akun WhatsApp-nya disadap dan diambil alih dari jarak jauh.

Kelalaian yang dimaksud misalnya membagikan kode verifikasi akun kepada orang asing yang berniat menipu, atau lupa logout akun WhatsApp di perangkat yang bukan miliknya. 

Kelalaian semacam ini yang membuka celah bagi WhatsApp untuk disadap.

Baca juga: Chat WhatsApp Terhapus? Simak 3 Cara Mengembalikannya di Android dan iPhone, Mudah Tanpa Aplikasi

Lalu, bagaimana cara menghentikan orang yang menyadap akun WA? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini mengenai cara cepat menghentikan WA yang disadap dari jarak jauh.

Cara menghentikan WA disadap jarak jauh

1. Keluarkan akun WA yang login di perangkat asing

Langkah pertama untuk menghentikan WA yang disadap jarak jauh adalah mengeluarkan akun WA yang login di perangkat asing. 

Pengguna dapat mengelola penautan akun di berbagai perangkat lain melalui aplikasi WhatsApp di HP utama.

Jika penyadapan terjadi melalui akun WA yang tertaut di perangkat asing, pengguna bisa langsung mengeluarkannya. 

Caranya, akses menu "Pengaturan" di aplikasi WhatsApp pada HP utama.

Setelah itu, pilih opsi "Perangkat Tertaut" atau "Linked Device".

Kemudian, pilih perangkat asing yang tertaut dengan akun WA tersebut.

Terakhir, klik opsi "Logout" untuk mengeluarkan akun WA dari perangkat asing itu.

2. Login ulang akun WhatsApp

Langkah berikutnya adalah login ulang ke akun WhatsApp. 

Mula-mula, pengguna bisa menghapus aplikasi WhatsApp di HP, lalu mengunduh dan menginstalnya kembali.

Setelah itu, pengguna dapat melakukan login ulang. 

Baca juga: Cara Mengembalikan Chat WhatsApp yang Terhapus, Ketahui 3 Metode Resmi dan Cara Backup

Caranya, masuk ke WhatsApp menggunakan nomor telepon yang terdaftar sebagai akun. 

Selanjutnya, verifikasi akun dengan memasukkan kode 6 digit yang dikirim melalui SMS.

Dikutip dari laman resmi WhatsApp, setelah verifikasi dengan kode 6 digit tersebut selesai, pihak yang menyadap atau menggunakan akun tanpa sepengetahuan pemilik akan otomatis dikeluarkan. Dengan begitu, pengguna bisa mengambil alih kembali akunnya.

Namun, jika pihak penyadap sempat mengaktifkan sistem keamanan verifikasi dua langkah, pengguna akan diminta memasukkan kode verifikasi dua langkah tersebut, selain kode verifikasi yang dikirim via SMS.

Baca juga: Cara Blur Chat WhatsApp Web di Chrome, Firefox, dan Microsoft Edge

Dalam situasi ini, ada kemungkinan pengguna tidak mengetahui kode verifikasi dua langkah yang dibuat oleh penyadap pada akun WhatsApp. 

Jika kode tersebut tidak diketahui, pengguna harus menunggu 7 hari agar bisa masuk ke akun tanpa perlu kode verifikasi dua langkah.

Meski demikian, baik pengguna mengetahui kode verifikasi dua langkah itu atau tidak, pihak yang menyadap akun WhatsApp akan tetap dikeluarkan setelah pengguna berhasil memasukkan kode OTP 6 digit.

3. Melaporkan ke alamat e-mail dukungan WhatsApp

Langkah ketiga, pengguna bisa melaporkan langsung masalah penyadapan akun melalui e-mail ke alamat support@whatsapp.com, sebagaimana informasi resmi yang dihimpun pada Kamis (27/8/2020).

Pengguna dapat menyampaikan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan bagaimana kemungkinan akun tersebut diretas. 

Setelah laporan diterima, tim WhatsApp akan melakukan investigasi untuk mengidentifikasi pola peretasan yang terjadi.

Baca juga: Kenapa Muncul Tanda Jam di WhatsApp? Simak Penyebab Pesan Tidak Terkirim dan Solusinya

Semakin cepat pengguna melapor, semakin cepat pula proses pemulihan akun WhatsApp berjalan. 
Demikian beberapa cara menghentikan WA yang disadap jarak jauh, penting diketahui untuk mengamankan akun.

Sebagai informasi tambahan, untuk mencegah akun WhatsApp disadap, pengguna disarankan turut mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah.

Fitur ini memberikan lapisan keamanan ekstra saat ada pihak yang mencoba login menggunakan akun WhatsApp pengguna, karena mewajibkan dimasukkannya pin tambahan berupa enam digit angka.

Fitur Verifikasi Dua Langkah dapat diaktifkan melalui opsi "Akun" pada menu pengaturan aplikasi WhatsApp. 

Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna akan diminta memasukkan pin pengaman tambahan selain kode OTP setiap kali hendak login ke akun WhatsApp.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.