- Konflik di kawasan Laut Merah kembali memanas setelah kelompok Houthi dikabarkan menyerang tiga kapal tanker minyak milik Arab Saudi dalam kurun 48 jam terakhir.
Laporan Al Mayadeen pada Senin (27/7/2026) menyebut, angkatan bersenjata Yaman telah melancarkan serangan terhadap tiga kapal tanker minyak Arab Saudi dalam dua hari terakhir.
Serangan itu disebut berdampak pada lalu lintas pelayaran energi di kawasan Laut Merah.
Sebanyak 16 kapal tanker minyak milik Arab Saudi dilaporkan terpaksa memutar balik karena tidak dapat melintasi Selat Bab al-Mandab.
Kelompok Houthi diketahui telah memberlakukan blokade terhadap jalur pelayaran tersebut sejak Senin (20/7/2026).
Menurut sumber internal Yaman, sejak blokade diberlakukan, belum ada satu pun kapal tanker minyak Arab Saudi yang berhasil melewati Selat Bab al-Mandab.
Houthi mengklaim aksi tersebut merupakan respons atas kontrol wilayah udara Yaman.
Selain itu, kelompok tersebut juga menyinggung insiden pengeboman Bandara Sanaa saat pesawat asal Iran yang membawa delegasi Houthi hendak mendarat.
Sehari sebelumnya, Houthi sekutu Iran tembak jatuh pesawat tanpa awak milik Arab Saudi di Yaman.
Drone buatan Turkiye itu jatuh di Yaman, Minggu (26/7/2026).
Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan di platform X bahwa pasukan kelompok tersebut menembak jatuh drone Arab Saudi dalam operasi permusuhan di wilayah udara Al-Jawf.