Penampakan Surat Soal Kematian Sutrimo, Diduga Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Ditandatangan Jaksa?
Ardhi Sanjaya July 28, 2026 12:03 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kini beredar surat rumah sakit bertanda tangan Febri perihal kematian pria bernama Sutrimo. Pria yang diduga penjaga rumah mantan Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah.

Pria yang menandatangani disebut-sebut sebagai ajudan dan jaksa.

Polda Metro Jaya sampai kini masih menyelidiki kematian Sutrimo.

Dia ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent Aesthetic, Jalan Kramat Pela Nomor 208, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026).

Lokasi tersebut hanya berjarak 450 meter dari rumah dinas Febrie Adriansyah di Jalan Radio I, Kramat Pela.

Jika jalan kaki hanya memakan waktu selama 6 menit.

Sutrimo kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Jakarta Selatan.

Belum siapa yang menghubungi pihak ambulans untuk membawa Sutrimo ke rumah sakit.

Namun yang jelas, sesampainya di rumah sakit Sutrimo sudah lama kondisi meninggal dunia.

Kini justru beredar foto secarik kertas surat kronologis dari RS Muhammadiyah Taman Puring.

Surat tersebut ditandatangani atas nama Febrio Adiono.

Tertulis alamatnya di Kramat Pela.

Hubungan dengan Sutrimo ditulis sebagai kerabat.

lihat foto
MISTERI KEMATIAN SUTRIMO - surat kronologi kematian sutrimo Penjaga rumah dinas Jampidsus

Terisi form tentang Sutrimo yang sudah diisi mulai dari nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon dan pekerjaan.

Dalam surat tercatat pekerjaan Sutrimo adalah swasta.

Di surat terdapat form penyebab meninggal dan kronologi.

Tertulis penyebabnya karena keluh sakit.

Lalu kronologis diisi mulai dari 23 Juli 2026 pukul 07.20 WIB di Kramat Pela.

Pada pertanyaan kegiatan yang sedang dilakukan, diisi sedang tidur, bangun tidur keluh sakit.

Baca juga: Pesan Terakhir Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah yang Tewas Berbusa, Terbaring Dekat Rumah Jampidsus

Sedangkan pertanyaan soal bagaiman/ceritakan kronologi kejadian, ditulis mulai pukul 06.37.

Tak jelas tulisan pada foto.

Belum diketahui pula identitas Sutrimo yang benar.

Sebab sampai kini Sutrimo disebut-sebut sebagai penjaga rumah atau Kepala Rumah Tangga (Karumga) rumah dinas mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

"Sedang didalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Baca juga: Misteri Pemesan Ambulans yang Bawa Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Tewas di Perjalanan

Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Klinik Mordent Aesthetic.

Kata Budi sejauh ini belum ada laporan soal dugaan kematian tidak wajar Sutrimo.

Ia mengatakan jika memang keluarga merasa ada yang janggal, untuk melaporkan ke polisi.

"Apabila keluarga korban merasa ada kejanggalan terhadap meninggalnya saudara S, ini bisa membuat laporan kepada Polda Metro Jaya. Agar proses pro justitianya lebih tepat dan memudahkan kami melakukan pendalaman," katanya.

Dia pun memastikan polisi akan mendalami setiap informasi terkait kematian Sutrimo.

​"Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait hilangnya nyawa seseorang. Apakah itu wajar atau tidak wajar, ini masih didalami," kata Budi, dikutip Antara.

Mengenai kemungkinan dilakukan proses ekshumasi untuk autopsi, dia menyatakan hal tersebut adalah opsi lanjutan penyidikan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

​"Ekshumasi itu dilakukan nanti untuk menentukan akibat kematian seseorang. Ada tahapan-tahapannya, baik dengan izin keluarga maupun pertimbangan hukum jika kematian dianggap tidak wajar," katanya.

Pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyah mengaku belum mengetahui identitas Sutrimo.

"Kami fokus di substansi perkara tadi. Saya juga tidak dapat informasi yah terkait hal itu. Yang saya baca di media-media kan sudah ditulis dan polda juga sudah mulai lakukan, saya gak tahu itu penyelidikan atau seperti apa," katanya.

Dia mengatakan agar menunggu hasil penyelidikan resmi dari Polda Metro Jaya.

"Jadi memang lebih baik agar isunya gak campur aduk lebih baik kita tunggu saja bersama-sama informasi resmi dari polda," katanya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.