2.000 Pelajar Meriahkan Jumbara PMR Kabupaten Kediri 2026, Siapkan Generasi Relawan Kemanusiaan
Samsul Arifin July 28, 2026 12:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Upaya menyiapkan generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menjadi relawan kemanusiaan terus diperkuat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri, Jawa Timur. 

Salah satunya melalui penyelenggaraan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Kabupaten Kediri 2026 yang diikuti sekitar 2.000 pelajar tingkat SMP dan SMA dari berbagai sekolah.

Selama empat hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya berkompetisi dalam berbagai perlombaan, tetapi juga mendapatkan pembinaan kepemimpinan, keterampilan kepalangmerahan, hingga penguatan karakter dan semangat gotong royong sebagai bekal di masa depan.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, ini menjadi ajang pertemuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 89 sekolah, terdiri atas 57 sekolah tingkat PMR Madya (SMP) dan 32 sekolah tingkat PMR Wira (SMA/SMK).

Ribuan peserta tampak antusias mengikuti upacara pembukaan sejak Senin (27/7/2026) pagi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, menilai Jumbara menjadi sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan kader-kader PMI yang siap mengabdi kepada masyarakat.

"Jumbara ini dilaksanakan dua tahun sekali dan tahun ini diikuti kurang lebih 2.000 anak-anak dari tingkat SMP maupun SMA. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan hingga 30 Juli berjalan lancar dan sukses," ujar Solikin membacakan sambutan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Baca juga: Tutup Sejak Erupsi 2014, Wisata Air Panas Gunung Kelud Kediri Disiapkan Buka Kembali

Wadah Pembentukan Karakter dan Jiwa Kemanusiaan

Solikin menilai keberadaan Palang Merah Remaja (PMR) menjadi ruang pembinaan yang positif bagi para pelajar di tengah berbagai tantangan pergaulan saat ini. Menurutnya, anggota PMR merupakan siswa-siswa pilihan yang memiliki kedisiplinan, kemandirian, keberanian, serta kepedulian terhadap sesama.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Kami mengapresiasi sekolah, para pembina, dan guru yang telah mewadahi minat serta bakat anak-anak melalui organisasi PMR. Organisasi ini mengajarkan kepedulian kepada sesama dan menjadi bekal penting bagi masa depan generasi muda," katanya.

Sekda berharap para anggota PMR nantinya dapat menjadi kader Palang Merah Indonesia (PMI) yang siap bergabung sebagai Korps Sukarela (KSR), baik dalam penanggulangan bencana maupun pelayanan donor darah.

PMI Siapkan Calon Relawan Sejak Usia Sekolah

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Kediri, Triatmono Wahyoe Supriadi, menjelaskan setiap sekolah mengirimkan satu regu peserta beserta dua orang pendamping. Total pembina yang terlibat dalam pelaksanaan Jumbara tahun ini mencapai sekitar 150 orang.

Menurutnya, Jumbara bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan karakter kemanusiaan sejak usia sekolah agar para peserta memiliki kepedulian sosial yang kuat.

"Harapannya setelah mereka lulus SMA, minimal sudah berusia 17 tahun, mereka bisa menjadi pendonor darah maupun bergabung menjadi relawan PMI. Saat ini mencari relawan cukup sulit, sehingga pembinaan sejak dini menjadi sangat penting," ujarnya.

Ikuti 12 Lomba dan Kegiatan Persahabatan

Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti sedikitnya 12 cabang perlombaan dan kegiatan persahabatan yang menguji keterampilan teknis kepalangmerahan, kepemimpinan, kreativitas, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.

Pada hari pertama, panitia menggelar tiga perlombaan untuk kategori PMR Madya, yakni Lomba Traveling nomor undian 1–20,

Lomba Stand Up Comedy nomor undian 1–35, serta Lomba Cerdas Cermat (CC) nomor undian 1–57. Sebelum perlombaan dimulai, peserta juga mengikuti registrasi, pendirian tenda kontingen, pendaftaran kavling, hingga latihan petugas upacara.

Selain itu, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan lain seperti lomba pertolongan pertama, dapur umum, bakti sosial, permainan persahabatan, serta beragam aktivitas edukatif yang bertujuan meningkatkan kapasitas anggota PMR dalam bidang kemanusiaan.

Melalui Jumbara PMR Kabupaten Kediri 2026, PMI berharap mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, siap menjadi relawan kemanusiaan, serta berkontribusi membantu masyarakat saat terjadi bencana maupun dalam memenuhi kebutuhan donor darah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.