Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Seorang kakek berusia 62 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan perkebunan Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Senin (27/7/2026) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun reporter TribunBengkulu.com, korban diketahui bernama Wagimin alias Gomble (62), warga Desa Kota Pagu, Kecamatan Curup Utara.
Pria yang bekerja sebagai petani itu ditemukan dalam kondisi tertelungkup di atas sepeda motor yang telah roboh dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Rejang Lebong untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mengidentifikasi pelaku.
"Benar, telah terjadi peristiwa seorang warga ditemukan meninggal dunia di wilayah Desa Seguring. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Rejang Lebong," jelas Hasan kepada TribunBengkulu.com pada Selasa (28/7/2026).
Ditemukan Saksi Saat Hendak ke Kebun
Berdasarkan informasi kepolisian, korban pertama kali ditemukan oleh saksi Erwan (45) yang saat itu hendak berangkat ke kebun.
Sesampainya di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tertelungkup di atas sepeda motor yang terjatuh.
Ketika didekati, saksi menemukan adanya darah dan sejumlah luka pada tubuh korban.
Setelah menerima informasi tersebut, anak korban bernama Candra (36) bersama warga langsung mendatangi lokasi kejadian.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan milik warga menuju rumah korban sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit An-Nisa untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dari rumah sakit tersebut, korban dirujuk ke RSUD Curup untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum.
Sekitar pukul 18.22 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Rejang Lebong.
Selanjutnya, jenazah korban menjalani proses autopsi untuk kepentingan penyelidikan.
Korban Mengalami Banyak Luka di Tubuh
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka di berbagai bagian tubuh.
Di antaranya memar pada kelopak mata kanan atas, beberapa luka lecet di bagian dada, luka sayat di bawah telinga sebelah kanan, luka tusuk di punggung sebelah kiri, serta luka lecet di punggung.
Selain itu, ditemukan luka sobek atau bacok di bagian belakang kepala sebelah kanan sepanjang sekitar 7 sentimeter dengan lebar 1 sentimeter dan kedalaman sekitar 1 sentimeter.
Korban juga mengalami luka bacok pada bagian atas kepala sepanjang sekitar 10 sentimeter yang menyebabkan jaringan otak keluar, serta luka bacok lainnya di bagian belakang kepala.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.
"Berbagai luka ditemukan di tubuh korban, seperti luka bacok dan tusuk," ungkap Hasan.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Kasi Humas mengatakan penyidik masih mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan para saksi, serta menunggu hasil autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polres Rejang Lebong juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera menyampaikan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses pengungkapan kasus.
"Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Namun memang diduga kuat petani itu menjadi korban tindak pidana," tutup Hasan.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini