Italia kembali kacau! Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari peran FIGC setelah baru dua minggu karena penolakan Andrea Pirlo
Rina Kusumawati July 28, 2026 01:17 PM

Sepak bola Italia kembali diterpa kekacauan baru setelah Paolo Maldini dan Leonardo secara mengejutkan mengundurkan diri hanya 16 hari setelah memulai masa tugas mereka. Duo berprofil tinggi itu memutuskan meninggalkan proyek FIGC setelah federasi memblokir kandidat pilihan mereka untuk jabatan pelatih tim nasional, Andrea Pirlo.

Pengunduran diri mengguncang federasi Italia

Maldini dan Leonardo memilih mundur dari peran mereka di Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), seperti dilaporkan Sky Sport Italia. Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah keduanya sepakat menerima posisi tersebut sebagai bagian dari perombakan besar struktur manajemen tim nasional.

Maldini ditunjuk sebagai direktur teknik FIGC pada 11 Juli, dengan tugas membantu membangun kembali tim nasional setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Salah satu tanggung jawab awalnya adalah mencari penerus Gennaro Gattuso, yang kepergiannya membuat posisi pelatih kepala kosong. Namun, Maldini mundur hanya 16 hari setelah menjabat, bersama Leonardo, mantan pemain internasional Brasil yang didatangkan untuk menjadi penasihatnya.

Pengunduran diri Pirlo memicu dampaknya

Keputusan mundur itu datang tak lama setelah mantan pemain internasional Italia, Pirlo, mengumumkan bahwa dirinya აღარ lagi menjadi kandidat untuk jabatan pelatih tim nasional, menyusul penolakan keras atas hubungan komersialnya dengan sebuah perusahaan judi asal Rusia. Rencana penunjukannya kian sulit dipertahankan dalam beberapa hari menjelang pengunduran dirinya, dengan kontroversi yang memicu reaksi keras di seluruh sepak bola Italia dan kalangan media.

Pirlo sebelumnya merupakan pilihan utama Maldini untuk menangani tim setelah Pep Guardiola lebih dulu menolak pendekatan awal federasi. Kondisi itu membuat Maldini hanya memiliki sedikit alternatif yang jelas, dan kini tampak bahwa gagalnya penunjukan Pirlo sudah cukup untuk mendorong kedua pria itu meninggalkan sepenuhnya peran baru mereka.

Kesulitan FIGC berlanjut

Kepergian ganda ini menciptakan krisis langsung bagi presiden FIGC yang baru diangkat, Giovanni Malago, dan membuat federasi tidak memiliki strategi tim nasional yang jelas pada apa yang secara luas dianggap sebagai titik terendahnya dalam hampir 40 tahun. Malago kini menghadapi tugas berat untuk menstabilkan keadaan, setelah baru-baru ini menduduki posisinya sendiri di pucuk pimpinan badan pengatur sepak bola Italia.

Gejolak ini menyusul periode sulit bagi sepak bola Italia secara lebih luas, datang setelah tersingkirnya klub-klub Italia lebih awal di kompetisi Eropa musim lalu dan kegagalan ketiga secara beruntun untuk lolos ke Piala Dunia. Pengunduran diri tersebut hanya memperparah rasa tidak stabil yang telah melanda federasi dalam beberapa bulan terakhir, dengan tanda tanya kini menggantung atas seluruh proses membangun kembali tim nasional dari atas ke bawah.

MENIKMATI KISAH INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak laporan kami

Perhatian kini beralih ke kandidat alternatif

Dengan Maldini dan Leonardo tak lagi berada di posisi untuk memimpin pencarian, sejumlah pelatih papan atas kini dikaitkan dengan jabatan pelatih kepala yang kosong, termasuk Roberto Mancini, Antonio Conte, dan Thiago Motta. Masing-masing membawa rekam jejak tersendiri di level tertinggi sepak bola Italia dan Eropa, meski belum ada yang secara langsung dikaitkan dengan pembicaraan konkret bersama federasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.