3 Calon Rektor UHO Kendari Tunggu Wawancara Kemendikti Saintek, Jadwal Pemilihan Belum Ditetapkan
Sitti Nurmalasari July 28, 2026 03:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tahapan akhir pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih menunggu jadwal dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Sebelumnya, Senat UHO telah menetapkan tiga dari 10 bakal calon rektor yang lolos ke tahap akhir berdasarkan hasil pemungutan suara, Jumat (10/7/2026).

Ketiganya, yakni Prof Ida Usman yang memperoleh 15 suara, Prof Takdir Saili 11 suara, dan Dr Herman 10 suara.

Tahapan selanjutnya, Kemendikti Saintek akan melakukan penelusuran rekam jejak terhadap masing-masing calon melalui pemeriksaan dokumen dan wawancara. 

Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar sebelum pelaksanaan pemungutan suara akhir untuk menentukan rektor terpilih.

Baca juga: Pilrek UHO Kendari 2026 Terbanyak Sepanjang Sejarah, Rekor 11 Kandidat Warnai Kontestasi Rektor

Ketua Senat UHO, Prof Jamili, mengatakan seluruh dokumen ketiga calon rektor tersebut telah diserahkan kepada Kemendikti Saintek.

Bersamaan dengan itu, pihak kampus juga mengirimkan surat undangan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menghadiri rapat pemilihan rektor di UHO yang diusulkan pada 10 Agustus 2026.

Namun, dalam surat tersebut juga dicantumkan bahwa jadwal pelaksanaan akan menyesuaikan dengan agenda menteri. 

Karena itu, kepastian waktu pemungutan suara akhir masih menunggu keputusan dari Kemendikti Saintek.

“Selanjutnya kami tinggal menunggu kesiapan dari pak menteri. Dari pihak kampus semuanya sudah siap,” kata Prof Jamili kepada TribunnewsSultra.com, Selasa (28/7/2026).

Baca juga: Sosok 11 Bakal Calon Rektor Universitas Haluoleo Kendari pada Pilrek UHO 2026, Jadwal Pemilihan

Ia menyampaikan, ketiga calon rektor juga masih menunggu jadwal wawancara dari Kemendikti Saintek. 

Salah satu kendalanya karena saat ini ada sekitar 10 perguruan tinggi yang juga sedang melaksanakan pemilihan rektor.

“Kementerian lagi cari-cari celah waktu. Karena itu kami belum bisa memastikan kapan wawancara maupun pemungutan suara akhir dilaksanakan,” ujarnya.

Prof Jamili menyebut, seluruh tahapan yang menjadi kewenangan UHO telah selesai, termasuk penetapan tiga besar calon rektor.

Proses berikutnya sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kemendikti Saintek hingga penentuan jadwal pemilihan akhir.

Baca juga: OPINI: Pilrek UHO 2026: Transformasi Gagasan Besar Menuju Kampus Gemilang

Rektor UHO akan dipilih melalui mekanisme pemungutan suara gabungan antara Senat dan Kemendikti Saintek. 

Senat memiliki 48 suara atau setara 65 persen, sedangkan Kemendikti Saintek memegang porsi 35 persen.

“Kami berharap tahapan akhir dapat segera dilaksanakan agar proses transisi kepemimpinan di UHO tidak berlangsung terlalu lama,” jelasnya.

Kampus UHO Kendari berada di Jalan HEA Mokodompit Anduonohu, Kecamatan Kambu, ibu kota Provinsi Sultra. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.