Laporan Wartawan TribunMadura.com, Aflahul Abidin
TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap empat anak di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggegerkan warga.
Terduga pelaku berinisial RS (60) nyaris menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian, Senin (27/7/2026).
Polisi menyebut, kasus tersebut terungkap setelah salah satu korban bercerita kepada orang tuanya.
Dari hasil pendalaman awal, jumlah korban diduga lebih dari satu, sehingga memicu kemarahan warga di sekitar lokasi.
Rata-rata korban berusia sekitar 4 tahun.
Kapolsek Muncar, AKP Kusmin, mengatakan, RS hendak diamuk warga setelah salah satu korban bercerita kepada orang tuanya.
Orang tua korban bersama warga lalu menggeruduk RS.
Saat itu, warga telah ramai berada di rumah RS yang statusnya kini telah menjadi tersangka.
Mereka mengintrogasi tersangka.
Baca juga: 3 Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual Remaja Raas Sumenep masih Bebas, Polisi Jelaskan Kendala
Dari sana, ketahuan bahwa korban bukan hanya satu bocah.
Hal tersebut membuat warga semakin geram.
Beruntung, salah satu perangkat desa yang hadir di lokasi cepat menghubungi Polsek Muncar.
Sejumlah petugas cepat datang ke lokasi dan langsung mengamankan RS.
Hal tersebut salah satunya untuk mengindarkan tersangka dari amukan massa.
"Kami segara mengamankan terduga pelaku," kata Kusmin, Selasa (28/7/2026).
Baca juga: Daftar 16 Pelaku Kekerasan Seksual Gadis 15 Tahun di Sampang yang Ditangkap, 10 DPO Diburu Polisi
Setelah itu, tersangka langsung dibawa ke Polresta Banyuwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus tersangka kini ditangani oleh Unit Renakta Satreskrim Polresta Banyuwangi.
Selain tersangka, polisi juga telah meminta keterangan para pihak terkait. Termasuk orang tua para korban.
Hasil introgasi awal, tersangka mengaku seluruh kasus kekerasan seksual dilakukan di rumahnya.
Sementara terkait motif dan lainnya, Kusmin menyebut hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
"Saat ini ditangani oleh Unit Renakta," kata dia.