Wabup Trenggalek Syah Natanegara Tanam Biorefteek di Pantai Sebut Ikan Endemik Mulai Bermunculan 
faridmukarrom July 28, 2026 07:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Mutiara Under Festival and Conservation (MUF ON) bertajuk 'From Conservation to Sustainable Marine Ecotourism' berjalan lancar di Pantai Mutiara Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo Trenggalek.

Gerakan aksi penanaman transplantasi terumbu karang ini sudah berjalan selama empat tahun. Sebagai upaya menjaga ekosistem bawah laut agar tetap beranekaragam biota laut.

Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara menerangkan bersyukur acara MUF ON di tahun keempat bisa berjalan dengan lancar.

Keberlanjutan kegiatan ini tidak lain untuk terus menjaga dan melestarikan tidak hanya di daratan, melainkan juga di bawah laut. Sehingga bisa mendongkrak ekonomi warga secara luas.

"Alhamdulillah ini adalah kegiatan MUF ON yang setiap tahun kita laksanakan. Ini yang keempat sehingga bisa bermanfaat setiap ada di pantai mutiara ini semakin baik," ujar Syah Muhammad Natanegara kepada TRIBUNMATARAMAN.COM, Selasa (28/7/2026).

Baca juga: Nekat Curi Kotak Amal, Pencuri di Karangrejo Tulungagung Ini Meninggal Dunia Saat Terjatuh ke Paving

Mas Syah, sapaan akrab Wabup Trenggalek ini tak lupa memohon doakepada seluruh masyarakat dan para pengunjung agar menjaga Pantai Mutiara.

Ditanya melihat kondisi bawah laut dari hasil video yang diambil, Mas Syah mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam menjaga ekosistem bawah laut di Bumi Menak Sopal.

Beliau mengaku, manfaat akan terasa jika konsisten dalam merawat alam tidak secara langsung. Namun bisa dirasakan beberapa tahun yang akan datang.

"Jadi ikan ikan endemik dulu belum ada sekarang sudah mulai ada. Kemudian terumbu karang yang rusak sudah mulai baik," paparnya.

Ia mengaku dukungan dari Pemkab ini salah satunya dengan berbagai peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga mendorong CSR memberikan berbagai dukungan yang sangat dibutuhkan.

"Dukungan dari Pemkab termasuk bagimana kita pemberdayaan tidak hanya uang tetapi dengan pelatihan SDM dan sebagainya," tutupnya.

Sementara, Pokmaswas Rembeng Raya Pantai Mutiara, Kacuk Wibisono mengungkapkan MUF ON ke 4 tahun 2026 ini cenderung ke Mutiara Dive Center.

"Yaitu apa yang kita lakukan mulai dari tahun 2023 sampai dengan 2025 sampai saat ini sejauh mana perkembangan dan pertumbuhannya," terang Kacuk Wibisono.

Kacuk menjelaskan pertumbuhan karang rata-rata 6 sampai 7 cm per tahun.

Dikatakannya, dalam rangka ranah perekonomiannya nanti ada Mutiara Dive Center yang tempatnya di rumah apung.

"Jadi pengunjung atau wisatawan yang ingin snorkling atau diving nanti singgahnya di rumah apung sekaligus ada warung apung dan juga kolam renangnya," imbuhnya.

Dirinya menambahkan untuk hari ini ada terumbu 10 Bioreeftek dan Eco Fish House sebanyak 3. Ini sementara, untuk yang lain lain menyusul.

Ditanya harapan kedepan, Kacuk menerangkan akan mengedepankan ekosistem di bawah air.

Pasalnya, ketika terum bukarang bagus, ada plankton, ikan kecil ada maka ikan besar hadir.

"Disitulah nanti nilai ekonomi dari teman-teman nelayan yang memanfaatkan nilai ekonomi dari observasi yang kita lakukan," akuinya

Kacuk mengatakan melalui observasi dengan jarak tertentu, nelayan bisa mengambil ikan untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk di jual. "Sementara itu untuk Mutiara Dive Centernya kita bisa memanfaatkan perekonomiannya melalui Diving maupun Snorkling dan sebagainya," tandasnya

(Tribunmataraman.com/ Machdzan Jazuli)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.