TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Jumlah titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera melonjak menjadi 406 titik berdasarkan pemantauan BMKG pada Rabu (29/7/2026).
Di tengah kenaikan tersebut, Provinsi Riau hanya mencatat tujuh hotspot.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C, melaporkan tujuh hotspot di Riau tersebar di Kabupaten Kampar, Bengkalis, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai yang menjadi daerah terbanyak dengan tiga titik.
Secara keseluruhan, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 162 titik.
Baca juga: Api Karhutla di Jalan Koridor Pangkalan Kerinci Padam, Lahan yang Hangus Tak Sampai Satu Hektar
Baca juga: Istri di Kampar Lapor ke Polisi, Suami Lecehkan Dua Anak Kandung yang Masih di Bawah Umur
Disusul Aceh 70 titik, Sumatera Barat 57 titik, Jambi 33 titik, Bengkulu 28 titik, Lampung 26 titik, Bangka Belitung 22 titik, Riau tujuh titik, dan Sumatera Utara satu titik.
Pada hari sebelumnya, hotspot di Riau tercatat sebanyak 6 titik. Meski jumlah hotspot di Riau naik, masih relatif rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera.
Masyarakat tetap diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca masih mendukung terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah.(Tribunpekanbaru.com/Alexander)