TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, semakin meluas. Setelah dua desa di Kecamatan Wates mengalami kesulitan air bersih, kini Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo, juga mulai terdampak kekeringan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan Desa Sumberagung menjadi wilayah terbaru yang mengalami krisis air bersih akibat berkurangnya sumber mata air selama musim kemarau.
"Wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Panggungrejo juga mulai krisis air bersih. Kemarin kami melakukan pendistribusian air bersih ke lokasi," kata Wahyudi, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: OJK Kediri Ungkap Peran Industri Jasa Keuangan Dongkrak Ekonomi Daerah, KUR BRI Tembus Rp712 Miliar
Menurut Wahyudi, terdapat 31 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 85 jiwa di Dusun Panggungwinong, Desa Sumberagung, yang mulai merasakan dampak kekeringan.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Blitar telah mendistribusikan sebanyak 12.000 liter air bersih ke wilayah tersebut.
"Ada 31 KK di Desa Sumberagung yang terdampak bencana kekeringan dan mulai krisis air bersih," ujarnya.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Blitar melaporkan dua desa di Kecamatan Wates, yakni Desa Sukorejo dan Desa Tugurejo, telah lebih dulu mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.
Dengan bertambahnya Desa Sumberagung, kini terdapat tiga desa di dua kecamatan yang terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan pasokan air bersih dari pemerintah.
BPBD Kabupaten Blitar terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.
BPBD juga mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Laporan dari pemerintah desa akan menjadi dasar bagi BPBD untuk melakukan verifikasi dan menyalurkan bantuan air bersih secara bertahap kepada warga yang membutuhkan.
Saat ini, BPBD Kabupaten Blitar terus menyiapkan distribusi air bersih guna mengurangi dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Blitar.
(Samsul Hadi/tribunmataraman.com)