SRIPOKU.COM - Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, mata pelajaran Sosiologi Kelas 12 SMA (Kurikulum Merdeka) dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman kritis mengenai dinamika masyarakat modern, digitalisasi, serta pentingnya menjaga kearifan lokal.
Pembelajaran Sosiologi pada jenjang ini mendorong peserta didik untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas kebudayaannya.
Sebagai panduan belajar mandiri maupun persiapan menghadapi asesmen sekolah, berikut adalah pemetaan lengkap materi Sosiologi Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka dari Bab 1 sampai Bab 4.
Baca juga: 50 Daftar Kata Baku dan Tidak Baku Sesuai EYD V yang Sering Salah Ketik
Bab pertama mengajak siswa memahami bagaimana masyarakat senantiasa bergerak, berubah, dan bertransformasi seiring berjalannya waktu.
A. Memahami Perubahan Sosial
Perubahan sosial merupakan pergeseran yang terjadi dalam struktur, pola perilaku, dan sistem nilai masyarakat. Faktor pendorong perubahan meliputi perkembangan ilmu pengetahuan, penemuan baru (inovasi), serta dinamika kependudukan. Sementara faktor penghambatnya dapat berupa tradisi yang mengakar kuat atau keterasingan wilayah.
B. Teori dan Bentuk Perubahan Sosial
C. Dampak Perubahan Sosial
Perubahan sosial membawa dampak ganda:
Bab ini berfokus pada fenomena melintasi batas negara melalui integrasi global serta pesatnya teknologi informasi.
A. Memahami Globalisasi
Globalisasi adalah proses menyatunya masyarakat dunia secara ekonomi, politik, dan budaya. Hal ini ditandai dengan arus informasi yang cepat, perdagangan bebas, serta tingginya mobilitas masyarakat antarnegara.
B. Perkembangan Masyarakat Digital
Era digital mengubah pola interaksi sosial dari tatap muka fisik menuju ruang siber (cyberspace). Masyarakat kini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), media sosial, dan platform digital dalam aktivitas perekonomian, pendidikan, serta komunikasi harian.
C. Respons Masyarakat Terhadap Globalisasi dan Era Digital
Masyarakat merespons era global dengan beragam cara:
Meskipun membawa kemajuan, pesatnya arus digitalisasi juga melahirkan serangkaian kompleksitas sosial baru.
A. Penyebab Masalah Sosial Akibat Globalisasi dan Era Digital
Masalah timbul karena ketidaksiapan sistem nilai lokal dalam menyaring pengaruh luar, ketimpangan akses terhadap teknologi (digital divide), serta melemahnya fungsi kontrol sosial di ruang digital.
B. Ragam Masalah Sosial Akibat Globalisasi dan Era Digital
C. Upaya Mengatasi Masalah Akibat Globalisasi dan Era Digital
Langkah penanganan membutuhkan kolaborasi multipihak:
Bab penutup ini berfokus pada langkah konkret masyarakat dalam mempertahankan kemandiriannya di tengah arus global.
A. Pemberdayaan dan Potensi Kearifan Lokal
Kearifan lokal mencakup nilai, tradisi, dan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun untuk menjaga keharmonisan alam dan sosial. Pemberdayaan bertujuan meningkatkan kemandirian warga tanpa mengesampingkan potensi daerahnya.
B. Berbagai Aksi Pemberdayaan Komunitas
Contoh nyata aksi pemberdayaan meliputi pengembangan desa wisata berbasis budaya, pengelolaan UMKM kuliner dan kerajinan khas daerah, serta konservasi lingkungan berbasis tradisi lokal.
C. Tahapan Pemberdayaan Komunitas Lokal
Proses pemberdayaan dilakukan melalui alur yang sistematis: