Hampir 3 Tahun di Pasar Darurat, Pedagang Minta Pembangunan Pasar Slogohimo Wonogiri Dipercepat
Ryantono Puji Santoso July 29, 2026 04:30 PM

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Para pedagang Pasar Slogohimo meminta agar rencana pembangunan pasar dipercepat. Mereka berharap pembangunan ulang pasar tidak terus diundur.

Diketahui, pasar tersebut terbakar hebat pada 2023 lalu. 

Salah satu pedagang, Ety Sugiartiningsih, mengatakan para pedagang berharap pembangunan pasar bisa segera dimulai karena sudah mendekati bulan Agustus.

"Juli sudah mau habis, belum juga dimulai. Harusnya segera dimulai pembangunannya," katanya, Rabu (29/7/2026).

Bukan tanpa alasan, menurut Ety, pembangunan Pasar Slogohimo harus menjadi prioritas karena para pedagang merupakan korban musibah kebakaran. Selain itu, pasar menjadi pusat kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.

Selama menunggu pembangunan pasar, para pedagang berjualan di pasar darurat. Setidaknya sudah hampir tiga tahun mereka menempati lapak-lapak darurat di depan pasar.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Slogohimo Wonogiri Dikebut, Pedagang Ditarget Tempati Bangunan Baru Januari 2027

"Kalau saya tidak pakai pasar darurat, kontrak ruko karena dagangan banyak. Selain itu juga sepi. Ada teman pedagang yang sempat menempati pasar darurat, tetapi tidak laku, akhirnya memilih mengontrak di tempat lain," katanya.

Dengan menyewa ruko di sekitar pasar, menurut dia, pengeluaran untuk biaya sewa menjadi lebih besar. Biaya sewa ruko kini mencapai Rp9 juta per tahun.

"Banyak yang mengontrak karena kehilangan pelanggan. Mereka mencari tempat yang lebih strategis juga," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, selama tiga tahun terakhir para pedagang berada dalam kondisi bertahan. Tak sedikit yang kehilangan omzet pasca kebakaran tersebut.

"Yang penting bertahan dulu. Kalau omzet jelas berkurang karena ada pelanggan yang tidak mau mencari, akhirnya mereka memilih tempat yang lebih dekat," katanya.

Sudah Ada Tender

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri, Wahyu Widayati, menjelaskan saat ini proses pembangunan telah memasuki masa sanggah.

"Sudah ada tendernya. Ini masa sanggah, bisa dicek di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)," katanya.

Pihaknya menargetkan pembangunan pasar dimulai pada Agustus dan selesai pada akhir tahun sehingga para pedagang dapat segera menempati pasar.

"Agustus harus mulai pembangunan, tanggalnya kalau bisa seawal mungkin," imbuhnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.