SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya Surabaya tak ingin terlena setelah meraih kemenangan atas Persija Jakarta di laga pembuka Piala Presiden 2026. Gelandang muda Green Force, Toni Firmansyah, menegaskan timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang saat menghadapi PSMS Medan.
Persebaya akan melanjutkan perjuangannya di Grup B Piala Presiden 2026 dengan menghadapi PSMS Medan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (29/7/2026) malam.
Kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta menjadi modal positif, namun Bajol Ijo memilih menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk mematangkan permainan sebelum memasuki kompetisi musim 2026/2027.
Toni Firmansyah menyebut jajaran pelatih bersama para pemain langsung melakukan evaluasi setelah pertandingan melawan Persija Jakarta. Menurut pemain berusia 21 tahun itu, kemenangan memang patut disyukuri, tetapi masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi agar performa tim semakin meningkat.
"Pertama-tama kami melakukan evaluasi terhadap pertandingan sebelumnya. Kami juga bersyukur bisa meraih hasil positif. Dari evaluasi itu, kami melihat apa saja yang masih menjadi kekurangan tim, lalu berusaha memperbaikinya agar bisa tampil lebih baik saat menghadapi PSMS Medan," ujar Toni, Selasa (28/7).
Toni melihat perkembangan permainan Persebaya mulai menunjukkan arah positif dari satu laga ke laga berikutnya. Ia menilai para pemain semakin memahami pola permainan yang diinginkan pelatih Bernardo Tavares, termasuk dalam membangun serangan maupun menjalankan transisi bertahan.
Meski demikian, proses adaptasi tersebut masih terus berjalan. Menurut Toni, kekompakan tim membutuhkan waktu, terutama dengan adanya sejumlah pemain baru yang bergabung dalam skuad.
"Saya rasa permainan tim mulai berkembang sesuai dengan apa yang diinginkan pelatih. Semua pemain berusaha menjalankan instruksi dan menerapkan skema yang sudah dipersiapkan. Yang terpenting, kami akan terus bekerja keras di setiap pertandingan untuk memberikan hasil terbaik bagi Persebaya," terangnya.
Selain persiapan menghadapi PSMS Medan, Toni juga menyoroti persaingan di sektor tengah Persebaya yang semakin kompetitif. Kehadiran pemain-pemain baru membuat perebutan tempat utama menjadi lebih ketat.
Baca juga: Persebaya Surabaya Vs PSMS Medan, Tim Tamu Berani Tebar Ancaman
Namun, kondisi tersebut justru dianggap sebagai hal positif oleh Toni. Ia menilai persaingan sehat dalam tim dapat menjadi pemicu bagi setiap pemain untuk meningkatkan kualitas permainan.
Bagi pemain muda seperti dirinya, kesempatan berlatih bersama pemain yang lebih berpengalaman menjadi bagian penting dalam proses perkembangan karier.
"Persaingan di dalam skuad berjalan dengan sangat sehat. Di setiap posisi ada pemain-pemain berkualitas dan berpengalaman. Bagi saya yang masih muda, situasi seperti ini justru menjadi motivasi untuk terus berkembang, belajar, dan meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing memperebutkan tempat di tim," tandasnya.
Persebaya membawa kepercayaan diri setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 pada pertandingan pertama Grup B. Sementara itu, PSMS Medan datang dengan catatan berbeda setelah kalah 0-2 dari Port FC.
Duel di Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi berlangsung sengit. Persebaya tidak hanya memburu kemenangan, tetapi juga ingin menunjukkan perkembangan permainan di hadapan dukungan Bonek dan Bonita.