Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pembina Yayasan Uyelewun Indonesia (Uyelindo), Maria A Rosmidar, SE., MM., menyebut para pemimpin harus memiliki jiwa untuk melayani bukan dilayani.
Rosmidar mengatakan, pelantikan pejabat struktural Universitas Uyelindo, Rabu (29/7/2026), bukan sekadar mengisi jabatan organisasi, tetapi menjadi momentum bersejarah yang menandai dimulainya babak baru perjalanan universitas.
Langkah awal ini dan penting ini juga sebagai bagian dari membangun pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Menurutnya, transformasi dari Stikom Uyelindo menjadi Universitas Uyelindo merupakan hasil perjalanan panjang yang dibangun melalui ketekunan, pengorbanan, serta komitmen seluruh pendiri, pengurus yayasan, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan berbagai pihak yang selama bertahun-tahun membesarkan lembaga tersebut.
"Hari ini bukan sekadar pelantikan pejabat struktural. Hari ini adalah penanda dimulainya babak baru perjalanan institusi yang kita cintai. Perubahan nama menjadi universitas bukanlah sekadar perubahan administratif. Perubahan ini adalah pernyataan bahwa kita berani bermimpi lebih besar, bekerja lebih keras, dan melayani masyarakat dengan dampak yang lebih luas," ujar Rosmidar, di Aula Sukarto.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan Universitas Uyelindo hingga mampu berkembang menjadi universitas.
Baginya, sesuatu yang dinikmati hari ini merupakan buah dari kerja keras banyak orang yang percaya bahwa pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan bangsa.
Rosmidar mengingatkan, status sebagai universitas membawa tanggung jawab yang lebih besar. Masyarakat tidak hanya menilai sebuah perguruan tinggi dari jumlah mahasiswa atau kemegahan gedung, tetapi juga kualitas lulusan, integritas dosen, mutu penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, dan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.
Karena itu, ia menegaskan bahwa pelantikan pejabat struktural harus dimaknai sebagai proses menyiapkan para pemimpin yang akan menentukan arah perjalanan Universitas Uyelindo di masa depan.
"Jangan jadikan jabatan sebagai tempat untuk dilayani. Jadikan jabatan sebagai kesempatan untuk melayani lebih banyak orang. Pemimpin sejati bukanlah mereka yang paling banyak menerima penghormatan, tetapi mereka yang paling besar pengorbanannya. Pemimpin sejati tidak sibuk membangun citra dirinya, tetapi sibuk membangun sistem yang baik," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus beradaptasi menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi yang berkembang sangat cepat akibat kemajuan kecerdasan buatan, transformasi digital, kolaborasi global, dan perubahan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, Universitas Uyelindo harus membangun budaya akademik yang kuat, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat penelitian yang memberi solusi bagi masyarakat, memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional, serta memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi, karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, dan semangat belajar sepanjang hayat.
Rosmidar meyakini bahwa kebesaran sebuah universitas tidak ditentukan oleh megahnya bangunan, melainkan kualitas sumber daya manusianya. Universitas yang dipercaya, kata dia, lahir dari tata kelola yang jujur. Universitas yang berdampak lahir dari pemimpin yang melayani," ujarnya.
Ia mengajak seluruh keluarga besar Universitas Uyelindo meninggalkan budaya bekerja sendiri-sendiri dan membangun semangat saling mendukung demi mewujudkan visi bersama.
Rosmidar juga mengungkapkan harapannya agar suatu saat Universitas Uyelindo dikenal sebagai kampus yang melahirkan lulusan cerdas, berkarakter, inovatif, berintegritas, serta menjadi pusat lahirnya gagasan-gagasan baru yang bermanfaat bagi Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.
"Saya membayangkan masyarakat berkata dengan bangga, 'Di sanalah lahir generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki hati untuk mengabdi'," katanya.
Rosmidar mengajak seluruh sivitas akademika menulis sejarah baru Universitas Uyelindo melalui kerja keras, pengabdian, dan prestasi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pejabat struktural sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan, serta mengucapkan selamat kepada para pejabat baru.
"Pimpinlah dengan hati. Bekerjalah dengan integritas. Layanilah dengan kasih. Dan tinggalkanlah warisan yang akan dikenang oleh generasi-generasi berikutnya," kata Rosmidar. (fan)