Liputan6.com, Jakarta - Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Noor Faizah Maenofie (NFM), telah tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Rabu malam (29/7/2026). Satu dari 21 orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang itu hanya bisa terdiam dan tak mengucapkan sepatah kata apapun.
Maenofie adalah salah satu pihak yang diamankan oleh tim penyelidik KPK dalam penyelidikan tertutup. Dia diboyong ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan di Polres Pemalang.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, Maenofie tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 19.12 WIB. Dia datang dengan mengenakan pakaian garis horizontal berwarna hitam putih, dipadukan dengan jaket putih gading dan kerudung merah muda.
Namun Maenofie tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya menundukkan kepala saat digiring oleh tim penyidik KPK untuk masuk ke dalam gedung melalui pintu belakang.
Maenofie tiba di Jakarta bersama dengan beberapa orang lain yang juga terjaring dalam OTT KPK di Pemalang. Di antaranya adalah Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang Bagus Sutopo dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pemalang Joko Triasmoro.
Tujuh orang tersebut memang termasuk dalam 12 orang yang disiapkan oleh tim penyidik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.
KPK Amankan 21 Orang Ketujuh orang itu bergabung dengan lima pihak lain yang tertangkap di Jakarta dan sudah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK sejak Selasa (28/7) malam. Termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
"Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan, tim mengamankan sejumlah 21 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang diamankan di Pemalang, dan satu orang diamankan di Purworejo," kata Budi Prasetyo pada Rabu pagi.
"Adapun dari 21 orang tersebut, 12 orang akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di gedung KPK Merah Putih. Dari 12 orang tersebut, lima di antaranya yang diamankan di Jakarta, saat ini sudah dilakukan pemeriksaan di gedung Merah Putih KPK," tambahnya.
Ke-21 orang itu diamankan oleh KPK dalam OTT di Kabupaten Pemalang karena terlibat dalam kasus dugaan penerimaan uang proyek daerah dan jual beli di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
"Selain mengamankan 21 orang, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp 2 miliar, dan tentunya barang bukti-barang bukti lainnya juga diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini," kata Budi.