Kebakaran di Muara Enim, Kantin MIN I Ludes Dilalap Si Jago Merah
Odi Aria July 30, 2026 08:27 AM

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM– Kebakaran menghanguskan bangunan kantin Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Muara Enim di Jalan Jenderal Bambang Utoyo Nomor 32/35, Pasar III, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 18.45 WIB.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga itu diduga dipicu korsleting listrik.

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun tiga lapak kantin ludes terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Penjaga sekolah, Febri, mengatakan saat kejadian dirinya bersama dua rekannya baru selesai membersihkan sekolah dan sedang duduk di teras depan.

"Tiba-tiba saya mendengar suara berisik dari arah kantin yang berada di belakang gedung ruang kelas. Setelah saya lihat, api sudah besar dan membakar kantin sekolah," ujar Febri.

Ia menjelaskan, bangunan kantin yang terbakar berisi tiga lapak milik Rika, Yani, dan Nova. Ketiganya tidak berada di lokasi karena kantin memang tidak beroperasi pada malam hari.

"Kalau malam kantin memang tidak ditunggu. Jadi kemungkinan besar penyebabnya karena korsleting listrik," katanya.

Febri bersama rekan-rekannya sempat berupaya memadamkan api dan menyelamatkan sejumlah barang di dalam kantin.

Namun kobaran api yang semakin membesar membuat mereka terpaksa menjauh, terlebih setelah terdengar ledakan yang diduga berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram.

"Kami memilih menyelamatkan diri sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang," ungkapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Muara Enim melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Edy Rachmady, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga pada Rabu malam dan langsung menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dibantu personel BPBD Muara Enim.

"Alhamdulillah sekitar satu jam api berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai menghanguskan gedung ruang kelas," kata Edy.

Menurutnya, sumber api diduga berasal dari bangunan kantin yang berada di belakang ruang kelas MIN 1 Muara Enim. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

"Kerusakan yang terlihat meliputi bangunan kantin yang terbakar serta beberapa jendela ruang kelas yang pecah dan rusak akibat panas api," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, Abdul Haris Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik, namun masih menunggu hasil penyelidikan.

"Ini musibah. Alhamdulillah gedung sekolah tidak mengalami kerusakan yang lebih parah," ujarnya.

Terkait aktivitas belajar mengajar, Abdul Haris mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala MIN 1 Muara Enim untuk menentukan langkah terbaik.

"Kami akan berdiskusi terlebih dahulu dengan kepala sekolah terkait kegiatan belajar agar tidak mengganggu proses pendidikan," pungkasnya.
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.