Punya Penyakit Jantung, Wanita Meninggal Setelah Masuk Wahana Rumah Hantu di Tulungagung
Sarah Elnyora Rumaropen July 30, 2026 10:35 AM

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Seorang wanita berinisial BNW (39) asal Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur meninggal dunia usai mengunjungi wahana rumah hantu di Apollo Super Mall pada Rabu (29/7/2026).

Korban mendadak jatuh pingsan sesaat setelah keluar dari wahana tersebut dan nyawanya tidak tertolong meski sempat mendapat pertolongan dari petugas dan tim medis.

Berdasarkan keterangan keluarga dan pihak kepolisian, korban diduga kuat mengalami serangan jantung karena memiliki riwayat penyakit hipertensi sepulang dari ibadah haji.

Kronologi Jatuh Pingsan dan Meninggal Dunia

BNW diduga mengalami serangan jantung setelah keluar dari wahana rumah hantu tersebut sekitar pukul 14.35 WIB.

Polres Tulungagung menjelaskan kronologi awal kedatangan korban di lokasi kejadian.

“Dia datang ke wahana rumah hantu ini bersama anaknya. Namun anaknya tidak ikut masuk ke wahana,” jelas Pamapta Polres Tulungagung, Ipda Hendra Endy Purwanto, Rabu. 

Baca juga: Anggota DPRD Jatim Pudji Wahju Widodo Meninggal Dunia di Madiun, Eks Birokrat dan Tokoh PSHT

Sekitar pukul 14.30 WIB, BNW masuk ke wahana rumah hantu bersama sejumlah pengunjung lain.

Sekitar 5 menit kemudian, BNW dan para pengunjung lain keluar dari wahana ini.

Saat itu, korban sempat duduk di sebuah kursi yang berada tidak jauh dari pintu keluar wahana.

“Korban sempat berdiri dari kursi, kemudian tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri. Korban sempat ditolong petugas keamanan dan pengunjung lain,” tambah Hendra.

Petugas keamanan juga menghubungi tenaga medis untuk memberi pertolongan. Namun, upaya membuat korban kembali tersadar tidak membuahkan hasil hingga BNW diperkirakan telah meninggal dunia.

Hasil Pemeriksaan Luar dan Riwayat Medis Korban

Pihak kepolisian bersama tim medis segera melakukan langkah pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

“Petugas medis dari RSUD dr Iskak dan Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung melakukan pemeriksaan luar. Memang ada luka, tapi timbul saat korban terjatuh,” ungkap Hendra.

Luka yang ditemukan berada pada pelipis bagian kiri dan salah satu giginya patah.

Luka ini diduga akibat benturan dengan lantai saat korban jatuh tak sadarkan diri.

Sementara itu, dari pihak keluarga mengungkapkan BNW mempunyai riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Penyakit ini diketahui saat BNW melakukan cek kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji 2026.

Bahkan, selama menjalani ibadah di Tanah Suci, BNW beberapa kali pingsan karena kondisi medisnya tersebut.

Sepulang dari ibadah haji, BNW kerap mengeluh jantungnya sering berdebar jika mendengar suara keras.

“Misalnya mendengar suara knalpot motor yang keras, jantungnya berdebar-debar,” ungkap Hendra.

Penanganan Jenazah dan Penutupan Wahana

Jenazah BNW kemudian dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak untuk keperluan identifikasi dan pemulasaraan.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi.

Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Kamis 30 Juli 2026: Dominan Udara Kabur, Suhu Dingin 15 °C

Sementara itu, polisi masih menutup wahana rumah hantu di Apollo Super Mall dengan memasang garis polisi.

“Lokasi ditutup sementara selama proses penyelidikan. Kami juga akan meminta klarifikasi pihak pengelola,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.