TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelabuhan Manado di Provinsi Sulawesi Utara kembali melayani aktivitas pelayaran penumpang pada Kamis (30/7/2026).
Berdasarkan jadwal operasional yang telah ditetapkan, sejumlah kapal akan diberangkatkan menuju berbagai daerah kepulauan di Sulawesi Utara hingga Provinsi Maluku Utara.
Sebagai salah satu pelabuhan utama di wilayah Sulawesi Utara, Pelabuhan Manado memiliki peran penting sebagai penghubung transportasi laut bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau maupun kegiatan distribusi barang.
Hari ini, tercatat tujuh kapal penumpang dijadwalkan berlayar dari pelabuhan tersebut.
Layanan pelayaran mencakup sejumlah rute menuju kawasan Kepulauan Nusa Utara. Kapal-kapal akan melayani perjalanan ke Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Siau, Tagulandang, dan Biaro yang berada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), serta Melonguane di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Selain tujuan di Sulawesi Utara, jadwal keberangkatan juga mencakup pelayaran menuju beberapa daerah di Provinsi Maluku Utara.
Kapal penumpang akan melayani rute ke Kota Ternate, Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat, serta Sofifi yang merupakan ibu kota Provinsi Maluku Utara.
Mayoritas kapal dijadwalkan meninggalkan dermaga pada sore hingga malam hari. Oleh sebab itu, masyarakat yang telah memiliki tiket diimbau datang lebih awal ke pelabuhan agar memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan seluruh tahapan sebelum keberangkatan.
Datang lebih cepat akan memudahkan penumpang menjalani pemeriksaan dokumen identitas, proses verifikasi tiket, penimbangan bagasi apabila diperlukan, hingga naik ke atas kapal dengan lebih tertib dan nyaman tanpa harus terburu-buru menjelang waktu keberangkatan.
Berlokasi di pusat Kota Manado, Pelabuhan Manado menjadi simpul transportasi laut yang strategis bagi masyarakat.
Keberadaan pelabuhan ini tidak hanya menghubungkan daratan utama Sulawesi Utara dengan wilayah kepulauan di Nusa Utara, tetapi juga membuka akses pelayaran reguler menuju sejumlah daerah di Provinsi Maluku Utara sehingga mobilitas orang dan distribusi logistik antarpulau dapat terus berjalan.
1. KM Saint Mary
Waktu keberangkatan: 19.00 Wita
Rute: Manado - Tahuna
KM Saint Mary melayani pelayaran menuju Tahuna, ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan Filipina.
2. KM Merit Teratai
Waktu keberangkatan: 19.00 Wita
Rute: Manado - Tahuna
Kapal ini menjadi salah satu moda transportasi laut yang melayani masyarakat yang hendak bepergian dari Manado menuju Kepulauan Sangihe.
3. KM Geovani
Waktu keberangkatan: 16.00 Wita
Rute: Manado – Biaro - Tagulandang - Sau
Rute ini menghubungkan Kota Manado dengan sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Sitaro, yakni Biaro, Tagulandang, dan Siau.
4. KM Cantika Lestari 8F
Waktu keberangkatan: 16.30 Wita
Rute: Manado - Talaud
Kapal cepat ini melayani pelayaran menuju Kabupaten Kepulauan Talaud yang berada di bagian utara Sulawesi Utara.
5. KM Aksar Saputra 09
Waktu keberangkatan: 16.30 Wita
Rute: Manado - Ternate
Pelayaran menuju Kota Ternate, Maluku Utara, menjadi salah satu rute yang cukup diminati masyarakat untuk keperluan pekerjaan maupun kunjungan keluarga.
6. KM Uky Raya 04
Waktu keberangkatan: 16.00 Wita
Rute: Manado - Jailolo - Ternate
Kapal ini melayani perjalanan dengan singgah di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, sebelum melanjutkan pelayaran ke Ternate.
7. KM Cantika Lestari 7F
Waktu keberangkatan: 16.30 Wita
Rute: Manado - Gita - Sofifi - Ternate
Selain menuju Ternate, kapal ini juga melayani penumpang dengan tujuan Gita dan Sofifi, ibu kota Provinsi Maluku Utara.
Pelabuhan Manado merupakan salah satu simpul transportasi laut penting di Sulawesi Utara yang menghubungkan berbagai daerah kepulauan di kawasan timur Indonesia.
Keberadaan layanan kapal penumpang ini menjadi sarana mobilitas utama bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah kepulauan.
Calon penumpang disarankan untuk membawa identitas diri yang masih berlaku serta memperhatikan ketentuan bagasi yang ditetapkan oleh masing-masing operator kapal.
Penumpang juga diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru terkait kondisi cuaca dan jadwal keberangkatan.
Jadwal kapal dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi operasional dan cuaca di perairan.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan melakukan konfirmasi ulang kepada pihak operator atau petugas pelabuhan sebelum melakukan perjalanan. (Ara/Ind)