Realisasi Luas Tanam Padi di Denpasar Bali Hingga Juli 1.164 Hektar, Target 2.987 Hektar
Putu Dewi Adi Damayanthi July 30, 2026 01:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tahun 2026 ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar menargetkan luas tanam padi menjangkau seluas 2.987 hektare. 

Sementara itu, hingga Juli 2026 ini, realisasi tanam mencapai 1.164 hektare. 

Untuk mencapai target, penanaman akan terus digenjot terutama pada bulan-bulan tanam nanti. 

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A Gde Bayu Brahmasta mengatakan, optimis target tersebut akan tercapai.

Baca juga: Video Pencurian Viral, 45 Kg Cengkih Kering Milik Petani Buleleng Hilang Saat Ditinggal Petik Panen

Apalagi masih ada bulan-bulan musim tanam yang akan berlangsung seperti pada Agustus, November dan Desember nanti. 

Dirinya mengatakan, pada Agustus nanti target luas tanam padi pada 217 hektare.

Dilanjutkan pada September target luas lahan tanam mencapai 138 hektare.

Lalu Oktober 62 hektare, November 269 hektare dan Desember 550,30 hektare. 

"Nanti pada bulan-bulan tanam kita genjot lagi agar optimal," katanya, Kamis 30 Juli 2026.

Sementara itu, terkait produksi atau panen, hingga Juli ini luas lahan di Denpasar yang telah melakukan panen 1.3784,94 hektare dengan produksi mencapai 10.473,28 ton. 

Panen raya dilakukan pada Maret lalu dengan luas lahan panen 666,09 hektare. 

Adapun produksi padi yang tercatat pada Maret tersebut mencapai 5.183,80 ton. 

Kemudian pada bulan April, panen masih tampak tinggi yakni menyasar 264,60 hektare dengan produksi 2.040,86 hektare. 

Selanjutnya Mei panen seluas 174,25 hektar dengan produksi 1.246,21 ton. 

Juni panen menyasar 190 hektare dengan produksi 1.413,34 ton. 

Sementara itu, pada Januari lalu luas panen kecil mencapai 54 hektare dengan produksi 376,79 ton dan Februari luas panen mencapai 30 ton dengan produksi 212,28 ton. 

Pihaknya mengatakan, produktivitas padi di Denpasar cukup bagus yang secara keseluruhan tercatat sebesar 75,95 kwintal per hektare. 

Untuk mengoptimalkan hasil panen tersebut, pihaknya mendorong berbagai cara. 

Seperti mendukung teknologi yang digunakan, baik tanam ataupun panen. Kemudian menyalurkan bantuan bibit unggul, seperti varietas Cakrabuana Agritan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.