Semangka yang segar cocok untuk dinikmati saat musim panas. Agar tak salah pilih, perhatikan 5 tips ini untuk mendapat semangka yang manis dan juicy.
Semangka menjadi salah satu buah yang cocok disantap saat cuaca panas. Dagingnya yang segar dan kandungan airnya tinggi membuat buah ini banyak digemari.
Namun, memilih semangka yang matang dan manis tidak selalu mudah dilakukan. Dari luar, beberapa buah terlihat sama meski kualitas bagian dalamnya bisa berbeda.
Agar tidak kecewa saat membelahnya di rumah, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan sebelum membeli. Cukup amati beberapa ciri fisik semangka untuk meningkatkan peluang mendapatkan buah yang segar dan manis.
Berikut ini 5 tips memilih semangka dilansir dari Serious Eats (25/7/2026):
Jika ignin semangka yang merah dan banyak airnya, pilih buah dengan bercak kuning pada bagian kulitnya. Foto: TikTok @kiva_boddy
|
1. Pilih Semangka dengan Bercak Kuning
Salah satu tanda semangka matang bisa dilihat dari bercak kuning di kulitnya. Pilih semangka dengan bercak berwarna kuning mentega, bukan putih pucat.
Bercak tersebut merupakan bagian semangka yang bersentuhan dengan tanah saat tumbuh. Warna kuning yang lebih pekat menunjukkan buah kemungkinan dibiarkan matang lebih lama di lahan.
Selain bercak kuning, perhatikan guratan kasar di sekitarnya. Semakin jelas guratan tersebut, semakin besar kemungkinan semangka memiliki rasa yang manis.
2. Pilih yang Paling Berat
Angkat beberapa semangka dengan ukuran yang kurang lebih sama untuk membandingkan bobotnya. Pilih buah yang terasa lebih berat karena biasanya mengandung lebih banyak air.
Kandungan air yang tinggi membuat daging semangka terasa lebih segar dan juicy. Cara ini juga cukup mudah dilakukan saat berbelanja di pasar maupun supermarket.
Namun, ukuran besar tidak selalu berarti semangka lebih matang atau manis. Karena itu, gunakan bobot sebagai salah satu pertimbangan dan kombinasikan dengan ciri lainnya.
3. Cek Batang dan Permukaan Kulit
Perhatikan bagian batang semangka sebelum membelinya. Batang yang terlihat kering dan mengerut dapat menjadi tanda buah dipanen setelah mencapai kematangan.
Sebaliknya, batang yang tampak masih segar bisa menunjukkan semangka dipetik terlalu dini. Buah yang dipanen sebelum waktunya berisiko memiliki rasa yang kurang manis.
Kulit semangka juga bisa memberikan petunjuk mengenai tingkat kematangannya. Pilih kulit yang terlihat lebih kusam dan tidak terlalu mengilap.
Bentuk batang dan kulitnya juga bisa menandakan tingkat kematangan semangka. Foto: Rachman_punyaFOTO
|
4. Bentuk Semangka jadi Tanda
Semangka yang matang biasanya memiliki bentuk yang terlihat berisi dan berkembang dengan baik. Pilih buah dengan bentuk yang relatif simetris dan tidak memiliki bagian yang tampak penyok.
Pada semangka bergaris, perhatikan pola garis pada bagian kulitnya. Pola yang terlihat jelas dan berkembang baik bisa menjadi salah satu petunjuk buah telah matang.
Namun, cara ini tidak berlaku untuk semua jenis semangka. Beberapa varietas memang memiliki pola kulit berbeda sehingga perlu diperiksa bersama tanda kematangan lainnya.
5. Bandingkan Ciri-cirinya
Jangan hanya mengandalkan satu tanda saat memilih semangka di toko atau pasar. Gabungkan pemeriksaan bercak kuning, bobot, batang, kulit, serta bentuk buah.
Semakin banyak ciri kematangan yang ditemukan, maka semakin besar peluang mendapatkan semangka berkualitas. Cara ini juga membantu mengurangi risiko memilih buah yang belum matang sempurna.
Jika membeli semangka yang sudah dipotong, perhatikan warna dan kondisi daging buahnya. Pilih daging yang tampak merah segar, bertekstur baik, dan tidak menunjukkan tanda kerusakan.







