AC Milan terpaksa mengeluarkan bantahan resmi atas rumor di media sosial yang menyebut legenda klub sekaligus wakil presiden kehormatan, Franco Baresi, telah meninggal dunia. Rossoneri bergerak cepat pada Rabu malam setelah laporan palsu mengenai kondisi kesehatan pria 66 tahun itu mulai menyebar dengan sangat cepat di berbagai platform.
Milan mengeluarkan bantahan resmi
Raksasa Italia itu segera berupaya menghentikan spekulasi melalui pernyataan formal yang dirilis lewat saluran resmi klub. Klub menyatakan kekecewaannya atas cepatnya informasi tak berdasar tersebut menyebar, yang memicu keresahan yang tidak perlu bagi para suporter dan orang-orang terdekat mantan kapten itu. Klub menegaskan bahwa laporan tersebut sama sekali tidak berlandaskan fakta dan meminta agar spekulasi itu segera dihentikan.
"AC Milan membantah kabar palsu mengenai Franco Baresi yang mulai beredar dalam beberapa menit terakhir," demikian bunyi pernyataan resmi itu. "Franco sedang menghadapi masa yang sulit dan delikat, dan Klub berdiri teguh di sisinya serta keluarganya. Kami mengimbau semua pihak untuk menghormati privasinya dan tidak menyebarkan informasi yang sepenuhnya tidak berdasar.
Pertarungan kesehatan dan privasi
Baresi telah menghadapi tantangan kesehatan yang serius dalam setahun terakhir. Pada Agustus 2025, pemenang Piala Dunia itu mengungkapkan bahwa ia telah menjalani operasi untuk mengangkat nodul paru. Setelah prosedur tersebut, ia memulai rangkaian imunoterapi, sebuah rencana perawatan yang terus dijalaninya sejak saat itu.
Latar belakang kondisi kesehatannya itu kemungkinan besar ikut membuat rumor palsu tersebut cepat mendapat perhatian di media sosial sepanjang Rabu malam, karena banyak pengguna keliru mempercayai bahwa laporan tentang kematiannya benar adanya.
Warisan sosok setia satu klub
Dianggap sebagai salah satu bek terbaik yang pernah bermain dalam olahraga ini, Baresi merupakan ikon tertinggi AC Milan. Sebagai sosok yang sepenuhnya setia pada satu klub, ia menembus jenjang tim muda klub dan menghabiskan seluruh karier profesionalnya selama 20 tahun hanya dengan mengenakan warna Rossoneri, dari 1977 hingga pensiun pada 1997.
Sepanjang dua dekade di San Siro, Baresi mengumpulkan koleksi trofi yang luar biasa. Dalam 716 penampilan kompetitif bersama klub, sang libero legendaris menyumbang 33 gol dan 24 assist, sambil menjadi jangkar salah satu lini pertahanan paling termasyhur dalam sepak bola bersama Paolo Maldini, Alessandro Costacurta, dan Mauro Tassotti. Deretan gelarnya yang mengesankan mencakup tiga gelar Liga Champions, enam gelar Serie A, dua Piala Interkontinental, tiga Piala Super Eropa, dan empat trofi Supercoppa Italiana.
Peran yang terus berlanjut di San Siro
Bahkan setelah gantung sepatu, ikatan Baresi dengan Milan tetap tak terpisahkan. Setelah pernah menjalankan berbagai peran - termasuk sempat menjadi pelatih akademi muda - ia ditunjuk sebagai wakil presiden kehormatan klub pada Oktober 2020. Kehadirannya yang terus berlanjut di San Siro tetap menjadi jembatan penting yang menghubungkan sejarah gemilang Rossoneri dengan era modernnya.