Genjot Pajak Kendaraan, Anggota DPRA Minta BPKA Sediakan Mobil Samsat Keliling di Aceh Tenggara
Mawaddatul Husna July 30, 2026 04:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Perolehan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk plat BL di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh tercatat masih cukup rendah dari tahun ke tahun.

Minimnya kesadaran serta terbatasnya akses pembayaran dinilai menjadi pemicu utama yang berdampak langsung pada penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh, khususnya bagi pembangunan di wilayah Aceh Tenggara.

Menanggapi kondisi tersebut pada jenis kendaraan roda dua, roda tiga, roda empat, hingga roda sepuluh, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendesak langkah konkret dari pemerintah daerah.

Anggota DPRA Dapil 8 (Gayo Lues-Aceh Tenggara) dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, menegaskan bahwa Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) harus segera menyediakan armada mobil Samsat Keliling khusus untuk wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

"BPKA harus menyediakan mobil Samsat keliling untuk Aceh Tenggara-Gayo Lues.

Ini penting untuk menggenjot pendapatan pada sektor pajak kendaraan bermotor yang selama ini masih rendah," ujar Yahdi Hasan kepada TribunGayo.com, Kamis (30/7/2026).

Menurut Yahdi, kehadiran layanan bergerak ini menjadi solusi efektif dengan sistem "jemput bola".

Hal ini guna mempermudah warga di kawasan terpencil dalam mengurus pembayaran pajak tahunan maupun perpanjangan STNK lima tahunan.

"Solusinya ada mobil Samsat Keliling untuk menjangkau masyarakat pedalaman agar bisa membayar pajak tepat waktu.

Ini mempermudah pelayanan di wilayah terpencil seperti Kecamatan Leuser, Babul Rahmah, Ketambe, Lawe Alas, Babul Makmur, dan Tanoh Alas," jelasnya.

Bahas Peningkatan PAD Bersama BPKA

Dukungan serupa disampaikan oleh Wakil Ketua DPRA, H Ali Basrah SPd MM.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar yang juga berasal dari Dapil 8 ini menyebutkan bahwa pihak legislatif dijadwalkan menggelar pertemuan khusus dengan BPKA untuk membahas optimalisasi pendapatan daerah.

"Kami berencana duduk bersama dengan pihak BPKA untuk membahas evaluasi dan potensi pendapatan, salah satunya sektor pajak kendaraan bermotor," kata Ali Basrah.

Ia berharap, pengadaan mobil Samsat keliling untuk wilayah Aceh Tenggara dapat segera direalisasikan demi memaksimalkan penerimaan PAD dari sektor transportasi. (*)

Baca juga: Pasokan BBM Bersubsidi di Kabupaten Aceh Tenggara Mulai Berangsur Normal

Baca juga: Hari Ini Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik jadi Rp 80.000 per Kilogram

Baca juga: Aceh Tenggara Diguyur Hujan, Jalan Nasional Lintas Kutacane-Medan Tergenang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.