MENTOK, BABEL NEWS - Jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI menyambangi Kabupaten Bangka Barat, Kamis (30/7). Kehadiran rombongan itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker RI, Cris Kuntadi dalam rangka Kemnaker Connect Bangka Belitung 2026.
Dalam kesempatan itu, Kemnaker RI memberikan pemaparan mengenai kolaborasi pengembangan SDM, ketenagakerjaan dan kewirausahaan di Bangka Belitung. "Kami mengenalkan seperti apa Kementerian Ketenagakerjaan, apa yang bisa kita siapkan untuk masyarakat Bangka Barat," kata Cris.
Diakuinya, Kemnaker punya beberapa program untuk menyerap tenaga kerja seperti Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas di Pulau Belitung. "Tempatnya di Belitung, tapi pelatihannya bisa selenggarakan di sini. Dan banyak masyarakat sini yang membutuhkan pelatihan ini yang notabene setelah pelatihan mereka langsung akan bekerja," jelasnya.
Kemudian, Kemnaker RI juga mempunyai program Maganghub yang memungkinankan lulusan perguruan tinggi dapat ikut magang di perusahaan-perusahaan, industri maupun kantor-kantor cabang kementerian yang ada di Bangka Belitung ini.
"Program ini merupakan program Presiden Prabowo di mana pesertanya dapat uang saku setara UMK selama 6 bulan. Uang saku itu yang bayar adalah Kementerian Ketenagakerjaan, bukan dari perusahaannya," ujarnya.
Dengan begitu, diharapkan para peserta magang tersebut dapat langsung direkrut oleh perusahaan atau tempat industri tempat melaksanakan magang tersebut. "Supaya mereka mempunyai pengalaman kerja sehingga setelah selesai (magang-red), harapannya mereka langsung direkrut menjadi tenaga kerja atau pegawai di tempat itu," tuturnya.
Lanjut dia, program Maganghub tersebut kini telah dibuka untuk Batch 1 dengan kuota sebanyak 50 ribu orang dan saat ini sedang proses seleksi oleh perusahaan. "Batch pertama kuotanya 50 ribu, batch kedua 50 ribu dan batch ketiga 50 ribu, totalnya ada 150 ribu," sambungnya.
Dirinya berharap, dengan adanya program Maganghub ini, semakin banyak perusahaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang membuka kuota untuk Maganghub tersebut. "Tapi itu enggak hanya di sini, bisa saja orang sini (Bangka Belitung-red) magang di Bekasi, Semarang, Sumatera itu bisa," jelasnya. (u2)