Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Piala prestasi tersusun berderet rapi di atas rak yang berada di sudut ruang baca SDN 1 Pasir Gintung, Bandar Lampung, Kamis (30/7/2026). Piala tersebut menjadi bukti berbagai pencapaian para siswa.
Baca juga: Shanum Siswi SD Kartika Bandar Lampung Lolos Seleksi Pendamping Garuda, Sisihkan Ribuan Anak
Sementara di depan rak tempat piala, seorang gadis kecil mengenakan seragam batik berpadu kain tapis khas Lampung sebagai ikat kepala sekaligus rok. Bocah tersebut terlihat serius dan penuh penghayatan, memperagakan kisah tentang seorang anak yang berbakti kepada orang tua.
Sosok itu adalah Nadra Khanza Zahirlaksamana (10), siswi kelas VI SDN 1 Pasir Gintung, yang tengah berlatih mendongeng di pojok baca sekolahnya yang berlokasi di Jalan Mangga No. 27, Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Kamis (30/7/2026).
Prestasi terbaru, dia sukses meraih Juara 1 Lomba Mendongeng FLS3N Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 dan akan mewakili Provinsi Lampung pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat nasional pada (29/8/2026).
Gadis berusia 10 tahun ini mengaku baru mulai aktif mengikuti lomba public speaking saat duduk di kelas V SD.
"Sebelumnya aku ikut lomba tari sejak kelas tiga. Baru kelas lima mulai mencoba lomba bertutur karena aku merasa diriku lebih cocok di bidang itu," ujar Nadra saat ditemui Kamis (30/7/2026).
Lomba bertutur pertamanya yaitu di Perpustakaan Kota Bandar Lampung pada 2025 dan langsung membuahkan hasil. Meski baru berlatih sekitar dua hingga tiga minggu, Nadra berhasil meraih Juara Harapan I Lomba Bertutur Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2025.
Menurut Nadra, pengalaman pertamanya tampil di depan banyak orang itu dipenuhi rasa gugup.
"Saat pertama kali tampil di depan umum awalnya deg-degan sekali. Pas pengumuman juga rasanya campur aduk. Walaupun sempat ada sedikit salah, aku tetap berusaha memperbaiki (improvisasi) dan lanjut sampai selesai," tuturnya.
Bagi Nadra, tantangan terbesar bukanlah saat gugup tampil di depan umum, melainkan saat menghafal naskah.
"Aku kadang kalau sedang menghafal dan ada kata-kata yang sulit suka belibet. Jadi harus sering diulang dan dilatih terus menerus," katanya.
Selama persiapan lomba, Nadra rutin berlatih bersama sang ayah yang juga sebagai penyusun naskah.
Latihan dilakukan hampir setiap hari dengan mempelajari satu per satu bagian cerita, mulai dari ekspresi, perpindahan posisi (blocking), hingga penggunaan atribut pendukung.
Semua itu dilakukannya demi penampilan yang maksimal saat tampil di depan umum. Meski pernah lupa dialog saat tampil mendongeng, Nadra tidak panik.
"Aku langsung lanjut saja ke bagian yang masih aku ingat," ujarnya sambil tersenyum.
Setelah sukses memenangkan piala di lomba bertutur, Nadra mencoba tantangan baru di bidang dakwah.
Ia mengikuti lomba Da'i tingkat Kota Bandar Lampung dan kembali meraih prestasi. Menurutnya, lomba Da'i memiliki tantangan berbeda dibanding mendongeng.
"Kalau Da'i lebih sulit di nadanya. Tapi kalau mendongeng lebih susah karena banyak gerakan, ekspresi, sama hafalannya," jelasnya.
Kini, Nadra mengaku ingin lebih fokus mengembangkan kemampuan mendongeng karena bidang tersebut paling ia sukai.
Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, Nadra memiliki cara sederhana untuk mengatasi rasa gugup saat tampil. "Pokoknya percaya diri saja, anggap seperti latihan di rumah," katanya.
Ia juga membagikan tips bagi teman-teman seusianya yang ingin mengikuti lomba.
"Kalau ada waktu luang, dipakai buat menghafal. Terus sering latihan dan minta dites sama orang tua atau keluarga di rumah,” jelasnya.
Saat ini Nandra sedang mempersiapkan dua perlombaan yaitu
Deretan Prestasi Nadra dalam perlombaan mendongeng FLS3N tingkat Nasional sebagai perwakilan dari Lampung dan juga lomba Dai.
Perjalanan Nadra dipenuhi berbagai pencapaian yang terus meningkat setiap tahunnya, di antaranya:
Keberhasilan Nadra menjadi bukti bahwa keberanian mencoba, disiplin berlatih, dan dukungan keluarga mampu mengantarkan seorang anak meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Kini Nandra sedang berjuang agar mengharumkan nama daerah Lampung di panggung FLS3N Nasional.
(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)