Dinas Perpustakaan Sigi Dorong Pelajar Gemar Membaca dan Berpikir Kritis Lewat Lomba Resensi Buku
Regina Goldie July 30, 2026 06:09 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi mendorong pelajar untuk meningkatkan budaya gemar membaca dan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan Lomba Resensi Buku Tahun 2026.

Kegiatan Pembekalan, lomba resensi buku 2026, berlangsung di Ruang Auditorium Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah, Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi, Mohamad Tahir, mengatakan lomba resensi buku tidak sekadar menjadi ajang kompetisi bagi pelajar, tetapi juga sarana untuk membangun budaya literasi di kalangan generasi muda.

“Tujuan lomba resensi buku ini adalah sebagai sarana untuk menumbuhkan budaya gemar membaca, melatih berpikir kritis, meningkatkan kemampuan menulis, serta mengasah keberanian dalam menyampaikan gagasan secara sistematis dan bertanggung jawab,” ujar Mohamad Tahir.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulteng, Besok 31 Juli 2026, Donggala, Morowali dan Morut Diguyur Hujan Ringan

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memiliki kebiasaan membaca, tetapi juga mampu memahami isi bacaan secara mendalam dan menganalisisnya untuk kemudian disampaikan kembali dalam bentuk resensi yang berkualitas.

Kemampuan tersebut, kata dia, menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital.

Mohamad Tahir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Terutama para guru, pendamping, sekolah, siswa, dewan juri, panitia, dan seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dalam meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Sigi.

Baca juga: Disperindag Morowali Telusuri Legalitas Minyak Goreng Curah Diduga Ilegal

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya membaca dan menulis semakin tumbuh di kalangan pelajar.

“Pesan kami kepada anak-anak, tetap semangat dalam membaca dan berliterasi. Walaupun hanya 15 atau 30 menit, kita harus banyak membaca. Membaca, menulis, dan terus membaca serta menulis,” pesannya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.