Cetak Talenta Hijau Masa Depan, Vokasi UI Gebrak Panggung Global lewat ICVEAST 2026
Hironimus Rama July 30, 2026 08:35 PM

Laporan Wartawan TribunneesDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - ​Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro resmi menggelar The 8th International Conference on Vocational Education Applied Science and Technology (ICVEAST) 2026 di Semarang pada Kamis (16/7/2026).

​Mengusung tema “Technology-Enabled Sustainability: Advancing Green Skills in Applied Sciences”, ajang internasional ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat keterampilan hijau (green skills) demi menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

​Membuka gelaran tersebut secara langsung, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan pentingnya membangun fondasi pendidikan vokasi secara kontinu sejak dini.

Baca juga: Dari Kampus untuk Negeri, UI Terjunkan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Kawasan Transmigrasi

​“Membangun pendidikan vokasi seharusnya dimulai sejak jenjang SMP, yang kemudian berlanjut ke jenjang SMK dan seterusnya secara kontinu agar peserta didik mampu memahami bakat serta menentukan bidang kompetensinya,” tutur Taj Yasin.

​Ia juga menambahkan bahwa insan vokasi tidak hanya disiapkan sebagai tenaga kerja semata, melainkan dicetak menjadi generasi adaptif teknologi yang piawai melahirkan inovasi berdampak bagi masyarakat.

​Sementara itu, Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo, menekankan bahwa konferensi ini merupakan bukti nyata komitmen UI dalam menjalankan peran strategis di kancah internasional.

​“Konferensi ICVEAST ke-8 diproyeksikan menjadi platform internasional yang strategis untuk saling berbagi praktik baik, menginspirasi perspektif baru, serta mendorong kolaborasi interdisipliner jangka panjang,” terangnya.

​Menyambung hal tersebut, Direktur Program Pendidikan Vokasi Safrin Arifinnmenegaskan bahwa peran vokasi jauh melebihi sekadar mencetak lulusan yang siap kerja.

​“Pendidikan vokasi adalah tentang membina pemimpin masa depan yang menghadirkan solusi nyata melalui nilai institusional KITA, yakni Kompeten, Integritas, Transformatif, dan Adaptif,” tegas Safrin.

​Khazanah keilmuan forum ini kian kaya dengan hadirnya Zulfiya Mahmadnabi Qurbonzoda dari Tajikistan yang mengupas peran penting green campus dan tata kelola lingkungan di perguruan tinggi.

​Dari Malaysia, Nurul Shahnaz Ahmad Mahdzan turut menyoroti literasi keuangan digital sebagai fondasi utama dalam mendorong transformasi ekonomi yang berkelanjutan.

​Melengkapi perspektif global tersebut, Prof. Kim Kyung-hwan dari Korea Selatan menyuarakan pentingnya pengembangan talenta terapan yang siap menjawab transisi hijau industri global.

​Langkah progresif ini sekaligus mempertegas kontribusi nyata Vokasi UI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4, 8, 9, 13, dan 17.

​Melalui kemitraan lintas negara ini, ICVEAST 2026 diharapkan mampu melahirkan ekosistem pendidikan vokasi yang kian solid, adaptif, dan siap memimpin perubahan hijau dunia. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.